
INTIMNEWS.COM, PALANGKA RAYA – Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kalimantan Tengah, I Putu Murdiana, memimpin monitoring dan evaluasi (Monev) di Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Sampit, Senin (25/8).
Kegiatan ini dilakukan bersama Tim Bidang Pembimbingan Kemasyarakatan Kanwil Ditjenpas Kalteng untuk memastikan tata kelola administrasi dan pelaksanaan tugas pembimbingan berjalan sesuai aturan. Tim memeriksa dokumen administrasi, laporan kinerja, hingga mekanisme pelayanan kepada klien pemasyarakatan.
Dalam kesempatan itu, Murdiana menekankan pentingnya ketertiban administrasi sebagai dasar pelayanan publik.
“Monitoring dan evaluasi ini kami lakukan untuk melihat langsung bagaimana pelaksanaan administrasi dan pelayanan pembimbingan kemasyarakatan di Bapas Sampit. Administrasi yang tertib adalah fondasi dari pelayanan yang baik,” ujarnya.
Ia menyebut, Bapas memiliki peran strategis sebagai ujung tombak pembinaan di luar lapas dan rutan. Karena itu, layanan pembimbingan, pendampingan, hingga pengawasan terhadap klien pemasyarakatan harus dijalankan secara optimal.
Selain pemeriksaan administrasi, tim juga berdialog dengan pejabat struktural serta petugas pembimbing kemasyarakatan (PK). Beberapa masukan muncul, antara lain kebutuhan peningkatan sarana prasarana dan penguatan kapasitas sumber daya manusia.
Murdiana menyampaikan apresiasi terhadap kerja keras jajaran Bapas Sampit meskipun masih menghadapi keterbatasan. Ia mendorong agar semangat kolektif terus dijaga disertai inovasi untuk memperkuat kualitas layanan.
“Kami sangat mengapresiasi kinerja Bapas Sampit. Namun demikian, kami juga mendorong agar terus dilakukan inovasi dan perbaikan. Mari bersama-sama kita wujudkan Bapas yang modern, responsif, dan profesional dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” kata Murdiana.
Kegiatan Monev ditutup dengan arahan langsung kepada seluruh jajaran Bapas Sampit agar menjaga integritas, meningkatkan disiplin kerja, serta mengedepankan pelayanan publik yang humanis, transparan, dan akuntabel.
Penulis Redha
Editor Andrian