Ultimate magazine theme for WordPress.
iklan bupati

Vaksinasi Tenaga Kesehatan Harus Menjadi Contoh

0 39
WAROUENG SOELTAN PANJANG

INTIMNEWS.COM, SAMPIT – Pemerintah kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) saat ini tengah menjalankan program vaksinasi Covid-19 kepada seluruh tenaga kesehatan (Nakes) secara bertahap.

Juru bicara Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan Covid-19 Kotawaringin Timur (Kotim). Multazam menilai kesadaran Nakes terhadap vaksinasi Covid-19 ini harus tinggi dan juga dibutuhkan karena vaksinasi nakes ini bisa menjadi contoh dan panutan oleh masyarakat.

“Secara keseluruhan proses vaksinasi terhadap nakes sudah cukup baik. Walaupun ada segelintir orang yang menghindar. Namun itu bukan masalah, dan wajar saja karena pemikiran dan tingkah laku manusia berbeda-beda,” kata Multazam, Selasa 9 Februari 2021

Iklan Ramadan BPN

Proses masih berjalan, pencapaian juga sudah baik. Tinggal evaluasi saja nantinya, agar pelaksanaan bisa lebih baik lagi. Proses vaksinasi yang sudah berjalan sejak 27 Januari 2021 lalu tersebut, saat ini masih dilaksanakan. Namun, apa yang sudah dilakukan menjadi sebuah evaluasi bagi pihaknya. Terutama dalam pelaksanaan sistem vaksinasi. 

Iklan Travel

“Tentunya dengan berbagai situasi dan kondisi, kalo memang persyaratan tidak memenuhi kita bisa tunda. Kita berharap vaksinasi nakes bisa segera dituntaskan, yang lebih ditekankan adalah vaksinasi nakes ini haris menjadi contoh dan panutan. Karena berikutnya kita melakukan vaksinasi pelayanan publik. Pada vaksin yang datang tahap pertama cukup untuk dua kali,” bebernya

Proses pendaftaran baksin untuk pelayaann publik kami sdh koordinasi bersama pihak terkait. Ditambah dengan pelayanan publik swasta, mungkin pasar termasuk target vaksin karena di sana ada pelayanan publik kepada para pembeli, kemudian ada organisasi-organisasi pelayanan publik seperti organda dan lainnya. Tetapi kita diminta dengan batas waktu yang sangat sempit.

Hanya 7 hari, kita akan melakukan proses pendaftaran maka kita akan bisa mendapatkan hasil target yang akan divaksinasi. Kita berharap pelayanan publik itu juga bisa mendapatkan vaksinasi. Nanti ketika data sudah masuk dan telah terintegrasi dengan sistem para sasaran itu bisa melakuka cek nya dengan menggunakan aplikasi pedulilindungi.id. Hanya tinggal memasukan nik, jadi basis data vaks adalah berbasis pada nik. Kita berharap bisa tertib dan target bisakita dapatkan sesegera mungkin.

Pada target vaksinasi pelayanan publik nantinya akan divaksin dengan vaksin yang akan datang. Bukan dari stok pertama. Jad sejak tanggal 10 besok adalah vaksinasi kedua pimpinan daerah. Tetapi karena pimpinan daerah mempunyai aktifitas masing-masing. Jadi ada yang melaksanakan di puskesmas, dan di rumah. Hal itu dilakukan untuk efesiensi waktu.

Karena vaksinasi nakes ini bisa menjadi contoh dan panutan oleh masyarakat. Tentunya dengan berbagai situasi dan kondisi, kalo memang persyaratan tidak memenuhi kita bisa tunda. Kita berharap nakes bisa segera dituntaskan karena berikutnya kita pelayanan publik. Pada vaksin yang datang tahap pertama cukup untuk dua kali. (*)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.