Ultimate magazine theme for WordPress.
iklan bupati

Tiga Penambang Berhasil Dievakuasi Dalam Kondisi Meninggal Dunia

0 2.637
WAROUENG SOELTAN PANJANG

INTIMNEWS.COM, PANGKALAN BUN – Tiga penambang yang menjadi korban longsornya tambang emas di Sungai Seribu, Kelurahan Pangkut, Kecamatan Arut Utara (Aruta), Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalteng berhasil dievakuasi dalam kondisi meninggal dunia, Jumat (20/11/2020). Ketiga korban berhasil dievakuasi di dalam lobang tambang oleh tim gabungan Basarnas, BPBD, TNI Polri sekitar pukul 11.30 WIB.

Indra Saputra, Anggota Pos SAR Pangkalan Bun, Kantor SAR Pangkalan Bun mengatakan, sudah ada tiga korban penambang yang berhasil dievakuasi dalam keadaan meninggal dunia. Mereka adalah Yuda (24) asal Kecamatan Salopa, dan satu Korban yang berhasil dievakuasi tepat pukul 14.30 WIB masih diidentifikasi.

Ketiganya dari Kabupaten Tasikmalaya, Jabar dan Rana Solihat (20) asal Cikeusal Kabupaten Tasikmalaya, Jabar.

“Saat ini ketiga jenazah sudah dibawa menuju RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun menggunakan mobil ambulance,” ujar Indra.

Masih ada beberapa orang lagi penambang yang sudah terlihat dan segera dilakukan evakuasi.

“Masih satu orang lagi yang sudah terlihat dan masih proses evakuasi. Untuk sisanya 7 orang penambang masih belum ditemukan sama sekali.” katanya.

Data yang berhasil dihimpun INTIMNEWS.COM dil okalisi peristiwa ini bukan longsor di dalam lobang tambang emas yang sudah mencapai kedalaman sekitar 65 meter.

Namun diduga disebabkan lobang yang saat digali nembus ke lobang tambang lama yang banyak airnya. Jadi pada saat itu 10 penambang beraktivitas di lubang tambang yang lama jebol membawa air dan menghantam semua penambang yang ada. (Yus)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.