Ultimate magazine theme for WordPress.
iklan bupati

Supian Hadi Menitihkan Air Mata Saat Sambutan, Ini Penyebabnya

0 661
WAROUENG SOELTAN PANJANG

INTIMNEWS.COM, SAMPIT – Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Supian Hadi menitiskan air mata saat sambutan pada acara sosialisasi hasil sidang perdamaian adat antar delapan oknum warga PSHT dan seorang warga desa Luwuk Ranggan beberapa bulan silam.

Pasalnya, Supian Hadi yang juga sebagai warga persilatan tersebut merasa sangat bertanggung jawab atas kejadian yang mencoreng nama PSHT di Bumi Habaring Hurung. Pria yang berumur 44 tahun itu, mengaku sedih dan kecewa akibat ulah oknum warganya. Minggu malam, 4 Oktober 2020 di Pendopo PSHT Sampit

“Saya memohon maaf yang sebesar-besarnya atas kekeliruan adik-adik kami yang mencoreng nama PSHT di Kotim. Setelah kejadian yang kami alami, saya sedih dan saya kecewa. Betapa pusingnya kami semua pengurus PSHT dalam menangani masalah itu,” ungkap Supian sambil meneteskan air mata dihadapan sejumlah warga PSHT dan perwakilan FKPD

Dihadapan ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Kotim, Untung TR, Supian juga mengatakan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas kejadian tersebut. Ia juga mengaku terharu saat lagu kebanggaan PSHT kembali berkumandang pada malam itu.

“Saya juga menyampaikan terimakasih kepada warga dayak di Kotim, dan seluruh orang yang pasang badan kepada PSHT agar tetap berdiri di Kotim. Satu yang saya ingat bahwa orang dayak itu pemaaf, maka kita harus menaati aturan adat dan menjadikan pelajaran atas hal ini,” demikian Supian. (jimmy)

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.