Ultimate magazine theme for WordPress.
iklan bupati
Satpol PP

Soal 10 Tewas di Tambang Emas Kalteng, Polisi Sudah Tetapkan Satu Tersangka

0 80
WAROUENG SOELTAN PANJANG

INTIMNEWS.COM, PANGKALAN BUN – Polres Kotawaringin Barat mengamankan satu orang tersangka, atas kasus tindak pidana illegal mining atau tambang emas ilegal, di Sungai Seribu, Kelurahan Pangkut, Kecamatan Arut Utara, Kabupaten Kotawaringin Barat. Ia ditetapkan tersangka Sabtu kemarin.

Kapolres Kobar AKBP Devy Firmansyah melalui Wakapolres Kobar Kompol Boni Ariefianto menyampaikan bahwa, telah menetapkan tersangka inisial H (28) warga asal Tasikmalaya, Provinsi Jawa Barat, selaku ketua rombongan dalam pengaturan pertambangan tanpa izin.

Sebelumnya Pada, Kamis 19 November 2020 sekitar pukul 10.00 WIB, di lokasi tambang telah terjadi kecelakaan yang mengakibatkan 10 orang pekerja tenggelam di dalam lubang galian tambang. 10 orang ini tewas terkubur.

Iklan Tengah Berita KPU

Penangkapan pelaku ketua rombongan ini berdasarkan laporan dari Polsek Aruta. Bahwa tersangka selaku kepala rombongan dalam kegiatan pertambangan tanpa izin bertugas mengatur seluruh kegiatan yang ada di lubang galian tambang dan mengelola kebutuhan para pekerja atau buruh tambang, dengan hasil komoditas mineral logam berupa emas.

“Ketua rombongan ini juga yang mencari para pekerja atau buruh untuk bekerja tambang emas. Ia memiliki jumlah pekerja atau buruh sebanyak 23 orang dengan tugas masing-masing diatur oleh kepala rombongan,” tuturnya.

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan, satu karung berisi material batu diduga mengandung emas 1, dan 1 unit mesin alat bor.

Pasal yang disangkakan pasal 158 Jo pasal 35 undang-undang RI Nomor 03 tahun 2020 tentang perubahan atas undang-undang RI nomor 4 tahun 2009 tentang Pertambangan mineral dan batubara, ancaman pidana 5 tahun penjara dan denda paling banyak Rp 100 miliar.

Untuk saat ini, dari 10 korban, masih ada 7 korban yang belum ditemukan, yaitu Tatan, Harom, Reza, Susan, Bayu, Dian, Wakdir dan sudah ditemukan 3 orang yaitu Yudha, Nur Hidayat dan Rana, Pungkasnya. (Yus)

Iklan Tengah Berita KPU

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.