Ultimate magazine theme for WordPress.
Satpol PP

Sempat Diremehkan, Anak Satpam ini Berhasil Jadi Prajurit TNI AL

0 1.087
WAROUENG SOELTAN PANJANG

INTIMNEWS.COM, PANGKALAN BUN – Menjadi seorang prajurit TNI bukan hal yang mudah. Berbagai seleksi ketat dilakukan oleh TNI AL untuk mendapatkan calon prajurit terbaik. Tahap seleksi yang panjang dan penilaian yang tak main-main membuat para calon prajurit TNI AL harus berusaha keras, Minggu (22/11/2020).

Para pemuda Kotawarngin Barat yang berminat mendaftar TNI AL harus menyiapkan diri sebaik mungkin. Selain tahap seleksi yang ketat, peminat pendaftaran TNI AL selalu banyak diminati. Tentu saja hal tersebut membuat para pendaftar harus siap bersaing secara sehat.

Pendaftaran TNI pun dibuka untuk semua kalangan yang memenuhi kriteria. Banyak orang beranggapan bahwa untuk menjadi prajurit TNI AL harus mengeluarkan biaya. Tetapi hal tersebut terbukti tidak benar. Salah satu prajurit TNI AL asal desa Sungai Kapitan Jalan Padat Karya, Kecamatan Kumai, Kobar berikut ini telah membuktikannya. Berikut cerita lengkapnya.

Iklan Tengah Berita KPU

Diketahui, Afrandy Arya Ramadhan (20 tahun) Jalan Panglima Utar RT 05 Desa Sungai Kapitan ini orang tuanya hanya seorang Satpam. Meski demikian, Afrandy Arya Ramadhan tetap semangat untuk menggapai cita-citanya sebagai prajurit TNI AL. “Bapak saya bekerja sebagai Satpam Karantina hewan dan tumbuhan, ibu saya sebagai ibu rumah tangga,” ucap Afrandy Arya Ramadhan.

Perjuangan Affandy tak mudah, meski mendapat dukungan dari kedua orang tuanya tapi lingkungan sekitarnya tampak kurang mendukung. Dan ini adalah sebuah perjuangan bahwa warga Kobar ternyata mampu bersaing dengan daerah lain untuk menjadi prajurit TNI AL.

“Kami sebagai orang tua hanya dapat mendukung saja dan berdoa karena kami orang biasa, saya hanya seorang Satpam dan istri hanya ibu rumah tangga biasa, makanya orang-orang sering bilang, banyak sekali yang mencibir kami jangan berharap jangan pernah bermimpi katanya kalau sekolah di TNI harus pakai uang, harus pakai orang dalam,” ucap Ayahanda Afrandy Arya Ramadhan.

Meski kerap diremehkan, Affandy Arya Ramadhan mampu membuktikan bahwa dirinya mampu dan layak bergabung di TNI AL. Meski dinyatakan lolos, Affandy tidak akan sombong dengan pencapaiannya tersebut.

“Kalau saya lulus, saya pakai baju loreng, saya bangga, tapi saya tidak akan sombong, karena kesombongan itu tidak boleh. Mungkin nanti saya pulang ke rumah, tetangga saya lihat, tapi saya tidak akan banyak berbicara, saya hanya akan berikan senyuman saja pada mereka, bahwa saya bisa kalau anak Satpam juga bisa jadi prajurit,” ucap Afrandy Arya Ramadhan.

Alhamdulillah selama ini saya banyak ditempa mental dan kesiapan menjadi seorang prajurit TNI AL olah Komandan Pos AL Kumai Letda Rio Kusuma, beliau membimbing dan memberikan arahan agar kelak kalau menjadi prajurit TNI AL, harus benar-benar mengabdi pada bangsa dan negara, dan yang paling utama tidak sombong, ucapnya.  (Yus)

Iklan Tengah Berita KPU

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.