Ultimate magazine theme for WordPress.

Sambut Hari HAM Sedunia, Jokowi Singgung Pelanggaran HAM Masa Lalu

0 22
WAROUENG SOELTAN PANJANG

INTIMNEWS.COM, JAKARTA – Presiden Joko Widodo menyampaikan berbagai hal menyangkut sengkarut penegakan HAM di Tanah Air. Berbicara dalam rangka hari HAM Sedunia, Jokowi juga menyinggung masalah pelanggaran HAM masa lalu yang masih tertinggal.

“Pemerintah berkomitmen untuk melindungi dan menegakkan hak asasi manusia di Indonesia. Pemerintah selama ini tak pernah berhenti untuk menuntaskan masalah HAM masa lalu,” katanya dalam pidato memperingati Hari HAM Sedunia Tahun 2020 yang disiarkan melalui kanal YouTube Kemitraan Indonesia, Kamis (10/12/2020).

Jokowi menjelaskan, semua mempunyai komitmen yang sama bahwa penghormatan perlindungan dan pemenuhan HAM menjadi pilar penting bagi Indonesia untuk menjadi bangsa yang lebih beradab, lebih tangguh dan lebih maju. Pemerintah tidak pernah berhenti untuk menuntaskan masalah HAM masa lalu secara bijak dan bermartabat.

Menurut Jokowi, penuntasan masalah HAM masa lalu harus dilakukan demi kemajuan bangsa. Dia menyebut, semya elemen harus bekerja sama menyelesaikannya dan mencurahkan energi kita untuk kemajuan bangsa.

“Melalui menkopolhukam saya telah menugaskan agar penyelesaian masalah masa lalu terus dilanjutkan yang hasilnya bisa diterima semua pihak serta diterima di dunia internasional,” ujarnya.

Jokowi mengatakan komitmen pemerintah dalam menegakkan HAM di Indonesia juga telah dituangkan dalam Rencana Aksi Nasional HAM 2020-2025. Hak sipil dan politik, serta hak ekonomi dan sosial serta budaya harus dilindungi secara berimbang dan tidak ada satupun yang terabaikan.

Jokowi juga menyinggung mengenai krisis kesehatan hingga ekonomi yang dialami Indonesia akibat pandemi COVID-19. Dia menegaskan, pemerintah terus bekerja keras agar krisis tersebut tidak memengaruhi pemenuhan HAM.

“Selain itu kita masih menghadapi beberapa masalah yang harus kita selesaikan, saya mendengar masih ada masalah kebebasan beribadah di beberapa tempat, untuk itu saya minta agar aparat pemerintah pusat daerah secara aktif dan responsif untuk menyelesaikan masalah ini secara damai dan bijak,” tuturnya.

Jokowi memastikan, pemerintah akan terus berupaya memenuhi hak-hak warga negara Indonesia. Mulai dari pembangunan infrastruktur, hak pangan, hak kebutuhan dasar, hak mobilitas kesehatan hingga pembangunan sumber daya manusia.

Jokowi menekankan akan memberikan perhatian khusus kepada penyandang disabilitas dengan membentuk komisi nasional disabilitas dan berorientasi pada pendekatan hak asasi manusia. Dalam pidatonya ia menyambut baik festival tahunan kota ramah ham atas kerja sama pemerintah Komnas HAM dan masyarakat pemerhati HAM.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.