Ultimate magazine theme for WordPress.
iklan bupati

Royalti Pertambangan Kalteng 2020 Naik 148%, Kini Sentuh Rp 1,5 Triliun

0 64
WAROUENG SOELTAN PANJANG

INTIMNEWS.COM, PALANGKA RAYA – Upaya Pemprov Kalteng dalam mendorong peningkatan PAD terus menunjukkan progres menggembirakan. Meski di tengah pandemi Covid-19, pemprov dapat mengelola sektor tambang cukup optimal.

Seperti mengenai royalty pertambangan, dimana sampai bulan November 2020, royalty yang masuk sebanyak 148 persen, di mana dari target nasional Rp 976 Miliar, kini sudah mencapai Rp 1,5 triliun.

Selain kendala air dan juga harga, pengaruh Covid-19 juga berdampak.
Meski demikian, upaya secara bertahap dalam pengawasan membuat royalty dapat merangkak baik.

“Alhandulillah, untuk total pendapatan untuk PAD Kalteng dan nasional mencapai Rp 8,2 triliun. Capaian selama empat tahun terahir yang luar biasa, dimana Dinas ESDM Provinsi menyumbangkan untuk PAD salah satu yang terbanyak. Sementara untuk tahun ini saja, 2020, sampai bulan November royalty mencapai Rp.1,5 triliun dari target nasional Rp 976 miliar,” kata Ermal Subhan, Kadis ESDM Provinsi Kalteng, Selasa (24/11/2020).

Menurut Ermal, perbandingan PAD sejak tahun 2015 yang hanya mendapatkan Rp 135 juta, dan terus dilakukan pengawasan ketat serta aturan yang baik, sehingga bertambah naik. Di mana diperkirakan sampai tahun 2020 mencapai Rp 1,6 miliar lebih.

Pemprov Kalteng juga dianggap patuh dalam mengelola PNBP mineral dan batubara oleh pemerintah pusat. Itu teebukti setelah mendapatkan penghargaan pertama kali dalam upaya peningkatan PAD.

“Kami terus berupaya melakukan peningkatan pemasukan untuk PAD dan merapikan perizinan serta menyampaikan kepada pengusaha untuk taat aturan dan kewajiban. Secara bertahap kami atur dalam pengawasan dan pengelolaan sehingga dapat meningkat baik dan PAD naik signifikan,” imbuh Ermal.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.