Ultimate magazine theme for WordPress.
iklan bupati

Polisi Tembak Komplotan Gendam di Pangkalan Lada

0 44
WAROUENG SOELTAN PANJANG

INTIMNEWS.COM, PANGKALAN BUN – Kepolisian Sektor Polres Kotawaringin Barat meringkus tiga pelaku gendam yang beraksi di Kotawaringin Barat. Ketiga pelaku gendam atau hipnotis ini terpaksa ditembak karena berusaha kabur.

“Dari tangan pelaku kami menyita satu unit unit R4 merk Daihatsu Xenia warna putih dengan Nomor TNKB KB 1709 WQ, satu buah dompet warna coklat, uang tunai pecahan Rp 2000 dengan jumlah Rp 200.000,” kata Kasatreskrim Polres Kobar AKP Rendra Aditia saat press release, Ahad (29/11/2020).

Menurut Rendra, ketiga pelaku gendam ini adalah sindikat. Mereka memainkan peran masing-masing dan ternyata mereka ini ada sindikat gendam lintas provinsi.

“Para pelaku ini begitu mendapatkan aksinya langsung pergi, dan mereka ini sudah kita intai sejak lama,” ujar Kasatreskrim.

Lanjut Kasatreskrim, pihaknya langsung mendapatkan informasi dan melakukan pencarian. Pihaknya juga berkoordinasi dengan Polsek Lada agar melaksanakan pemantauan jalur.

Namun saat hendak diamankan, ketiga pelaku berusaha kabur. Polisi terpaksa mengambil tindakan tegas.

Ketiga pelaku, Sabran (48), Ardi (53), Alex Teo (38), ketiga pelaku gendam atau hipnotis ini berasal dari Pontianak (Kalbar), pelaku sempat kabur dan akhirnya berhasil diringkus pada hari Sabtu (28/11) sekitar jam 08.00 Wib.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, ketiga diamankan di Polres Kotawaringin Barat.

Menurut Rendra, penangkapan para pelaku gendam tersebut berawal dari laporan korban. Awalnya di toko Bagan Jalan Sukma Aria Ningrat Kelurahan Baru Kecamatan Arsel Kabupaten.

Awal mula korban akan membeli
keramik di toko tersebut bersama dengan istrinya dan pada saat itu tas ditinggal di dalam mobil pick up yang dikendarai oleh
korban. Pada saat itu pelaku yang
berjumlah 3 orang yang masing-masing bertugas sebagai 2 eksekutor dan 1 supir
langsung mengambil tas milik korban yang berada di dalam kabin mobil.

Pada saat korban keluar dari toko ternyata pelaku yang berjumlah 3 orang tadi langsung kabur menggunakan mobil Xenia berwarna putih.

“Tiga pelaku ini kami jerat dengan Pasal 363 Ayat 1 ke 4e KUHP yang ancaman hukumannya 7 tahun penjara,” kata AKP Rendra Aditia. (Yus)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.