INTIMNEWS.COM, SAMPIT – Minibus hitam bernomor polisi KH 1488 LB yang sempat meledak di Jalan MT Haryono, Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur ternyata membawa jeriken berisi BBM untuk Pertamini.
Menurut kerabat korban yang meminta identitasnya dirahasiakan bahwa ada lima jeriken yang ada di dalam kabin minibus itu.
Namun hanya ada beberapa jerikan yang terisi BBM jenis Pertamax, yang mana itu untuk usahanya Pertamini di Jalan H Imbran, Kecamatan MB Ketapang.
Saat ini menurutnya minibus itu telah diamankan di Satlantas Polres Kotim sedangkan kasusnya ditangani oleh Unit II Polres Kotim.
“Itu untuk usaha Pertamini beliau, sekarang mobilnya diamankan di Satlantas dan kasusnya di Polres,” sebutnya.
Korban diketahui bernama Herry S, yang mana hanya seorang diri menyetir minibusnya, korban mengalami luka bakar di wajah, tangan, kaki dan merah di sekujur tubuh.
Diketahui bahwa saat itu korban usai mengambil BBM memarkirkan minibusnya di untuk minum dan keluar ke warung.
Setelah itu tiba-tiba ada semburan api, usai dirinya menyalakan minibus, diduga api berasal dari AC yang terkena uap BBM dan cuaca panas saat itu.
Peristiwa tersebut sempat membuat geger pengguna jalan dan warga setempat, insiden itu terjadi sekitar pukul 08.30 WIB pada Senin 11 Agustus 2025.
Penulis: Jimmy
Editor: Andrian