Ultimate magazine theme for WordPress.
iklan bupati

Pencarian Hari Kedua Nihil, 7 Penambang yang Terkubur Sulit Ditemukan

0 135
WAROUENG SOELTAN PANJANG

INTIMNEWS.COM, PANGKALAN BUN – Pencarian dan upaya evakuasi hari ke-2, terhadap 7 penambang emas rakyat di Sungai Seribu, Kalteng nihil. Evakuasi dihentikan, Sabtu (21/11/2020), karena 7 penambang yang terkubur sulit ditemukan jasadnya.

Tak ada satupun korban yang berhasil dievakuasi tim SAR gabungan kemarin. Banyak kendala yang dihadapi tim SAR lantaran lokasi tambang emas yang sangat dalam mencapai 65 meter dan lobang yang sangat kecil.

Pihak keluarga para korban pun mulai pasrah jika memang keluarganya yang masih di dalam lobang tambang emas tak bisa dievakuasi.

Aep Saepulloh salah satu penambang emas asal Tasikmalaya Jawa Barat yang masih berada di kawasan lokasi tambang emas, mengatakan, di lokasi tewasnya rekannya tersebut sepertinya susah dievakuasi.

Aep Saepulloh yang merupakan paman dari korban atas nama Reza (20 tahun), salah satu korban yang jenazahnya yang masih berada dalam lubang tambang mengaku pasrah dan ikhlas.

“Untuk keputusan dari tim evakuasi akan kami sampaikan pada keluarga di Tasikmalaya. Meskipun sebenarnya kami sangat sedih, namun bagaimana lagi. Ini merupakan musibah,” jelas Aep Saepulloh dengan nada sedih.

Berdasarkan pantauan di lokasi, pada pencarian jenazah korban hari kedua ini, tidak membuahkan hasil apapun karena kondisi medan yang susah.

Sulitnya kondisi pencarian jenazah korban, lantaran berada 45 meter dibawah permukaan tanah dan 35 meter lagi didalam lorong horisontal, berpotensi membahayakan pada petugas yang masuk dalam lubang tambang.

Sementara itu, Wakil Bupati Kobar Ahmadi Riansyah yang memantau lokasi tambang emas mengatakan, pencarian 7 korban penambang yang masih terjebak di dalam lobang tambang memutuskan menghentikan sementara pencarian di hari kedua. Keputusan ini diambil karena tim SAR gabungan kesulitan masuk ke dalam lobang yang sempit tersebut.

“Sabtu sore kita putuskan untuk menghentikan dulu proses penarian, sebab tim SAR tidak bisa masuk ke dalam lobang karena tabung oksigen yang dibawa tim SAR tak bisa ikut masuk karena sempitnya lobang,” ujar Ahmadi.

Ia melanjutkan, Sabtu malam sekira pukul 20.00 WIB dirinya bersama Bupati, Kapolres, Dandim, Basarnas dan kejari akan melakukan rapat untuk memutuskan apakah pencarian 7 penambang emas akan di lanjutkan kembali pada esok hari atau tidak.

“Kita nanti malam rapat di kantor bupati dulu, apa hasilnya besok kita gelar konferensi pers,” pungkasnya. (Yus)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.