Ultimate magazine theme for WordPress.
iklan bupati
Satpol PP

Pemprov Kalteng Salurkan Bansos kepada 3.556 KK di Kapuas

0 30
WAROUENG SOELTAN PANJANG

INTIMNEWS.COM, KAPUAS – Pemprov Kalimantan Tengah menyerahkan bantuan sosial kepada 3.556 kepala keluarga di Kabupatem Kapuas, Jumat (13/11/2020). Bantuan diserahkan kepada masyarakat terdampak pandemi.

Bantuan diserahkan Pelaksana Tugas Gubernur Kalimantan Tengah Habib Ismail Bin Yahya. Dalam kesempatan itu Habib juga menyerahkan 9.500 masker. Bansos berupa paket bahan pangan tersebut disalurkan melalui Perum Bulog.

“Perlu saya sampaikan kepada Bapak dan Ibu serta seluruh lapisan masyarakat, bahwa jumlah Keluarga Penerima Manfaat di Kabupaten Kapuas yang mendapatkan bantuan sosial melalui APBD ini adalah sebanyak 3.556 KK,” katanya.

Iklan Tengah Berita KPU

Adapun Data Penerima Bantuan Sosial ini sepenuhnya merupakan data yang diajukan oleh Pemerintah Kabupaten/Kota kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah.

Sebelumnya, diketahui bahwa Bansos Pemprov Kalteng Tahap II telah diresmikan oleh Gubernur Kalteng pada Kamis, 10 September 2020 di Aula Jayang Tingang, Kompleks Kantor Gubernur Kalteng, Kota Palangka Raya. Bansos senilai Rp 27.865.527.650,- disalurkan kepada 112.429 KK penerima manfaat di 14 kabupaten/kota se-Kalteng.

Bansos berupa paket bahan pangan atau sembako tersebut di antaranya terdiri dari beras 10 kg, ikan sarden kaleng, susu, dan minyak goreng.

Penyerahan Bansos Tahap II tersebut juga dirangkai dengan penyerahan bantuan spesifik yang di antaranya berupa paket sembako bagi Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Bifahmidin dalam rangka penanganan dampak Bencana Non Alam Pandemi Covid-19 di Kabupaten Kapuas. Penyerahan bansos ini merupakan wujud konkret perhatian Pemerintah Provinsi dalam upaya mengendalikan penyebaran Covid-19.

“Saya menyadari Pandemi Covid-19 ini sangat berdampak pada sektor ekonomi, di mana masyarakat ada yang mengalami kekurangan atau bahkan kehilangan sumber mata pencaharian. Untuk itu, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menyalurkan bantuan dan memprioritaskan bantuan sosial, baik yang didapat dari Pemerintah Pusat maupun dari Pemerintah Daerah untuk dibagikan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan”, ungkap Habib.

Habib Ismail menyadari bahwa kemungkinan masih ada warga tidak mampu yang belum mendapatkan bantuan sosial, baik dari APBN ataupun APBD.

“Saya menginstruksikan kepada seluruh instansi terkait, bersama dengan Bhabinkamtibmas dan Babinsa di berbagai pelosok Kalimantan Tengah, untuk secara seksama menelusuri keluarga–keluarga tidak mampu yang belum mendapatkan bantuan, untuk didata agar segera mendapatkan bantuan,” katanya.

Habib Ismail sejak awal tegas meminta agar proses penyaluran bansos dapat dilaksanakan sesuai peraturan yang berlaku dan dengan dukungan pendampingan dari Aparat Penegak Hukum dan Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP). Hal ini dengan harapan agar proses terpenting dari penyaluran dapat terjamin, aman, tepat sasaran, tepat waktu dan tepat jumlah kepada masyarakat yang membutuhkan.

Plt. Gubernur Kalteng juga memberikan apresiasi dan berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah terlibat dalam penanganan dampak sosial pandemi Covid-19. Sehingga masyarakat Kalteng penerima manfaat bisa mendapatkan bantuan, secara khusus di Kabupaten Kapuas.

Sementara itu dalam kesempatan yang sama, Plt Bupati Kapuas HM Nafiah Ibnor dalam sambutan yang dibacakan oleh Plt. Sekretaris Daerah (Sekda) Septedy menyampaikan apresiasinya atas bantuan sosial dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah.

“Atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Kapuas, saya mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah yang turut memberikan bantuan sosial paket sembako bagi keluarga terdampak Covid-19. Semoga bantuan yang diberikan dapat bermanfaat bagi keluarga yang membutuhkan dan kita berharap agar pandemi ini dapat segera berakhir sehingga semua aspek kehidupan dapat berjalan dengan baik,” ungkapnya.

Selain itu, disampaikannya juga bahwa Pemerintah Kabupaten Kapuas telah membentuk Tim Verifikasi dan Validasi Data, untuk meminimalisir adanya tumpang tindih penerima bantuan sosial. Hal ini dilakukan karena Kabupaten Kapuas menerima beberapa bantuan sosial yang bersumber dari APBN, APBD Provinsi, APBD Kabupaten dan Dana Desa.

Iklan Tengah Berita KPU

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.