Ultimate magazine theme for WordPress.

Peminat Sepi, Harga Daging di Sampit Tetap Stabil

0 27
WAROUENG SOELTAN PANJANG

INTIMNEWS.COM, SAMPIT- Harga daging sapi di Pasar Pusat Perbelanjaan Mentaya (PPM) Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) tetap stabil.

Yaitu dikisaran Rp 125 ribu sampai Rp 130 ribu. Meski saat ini Pemerintah Pusat sedang berusaha menstabilkan harga daging sapi, lantaran harga di pasaran khususnya di Jakarta dan Jawa Barat mengalami kenaikan.

“Harga ini berbeda dengan daging sapi yang kita jual dibandingkan daging sapi yang mereka jual di Jakarta,” ungkap Handi seorang pedagang daging sapi, 26 Januari 2021.

Menurut Handi, daging sapi yang di jual di Kota Sampit merupakan sapi lokal asal kepulauan Bawaian. Sedangkan daging sapi yang di jual pedagang di Jakarta yaitu dari sapi impor yaitu sapi limousin.

Sapi tersebut termasuk jenis sapi impor tertua yang banyak diminati oleh masyarakat Indonesia. Sapi limousin sendiri berasal dari negara Perancis yang memiliki kualitas daging unggulan bernutrisi tinggi.

Hal itu yang membuat daging sapi di sana malah dan susah nyarinya kalau sapi impor. Jika harga daging sapi dinaikan akan membuat minat konsumen berkurang lantaran harga yang mahal. Apalagi menurutnya, dimasa pandemi saat ini jumlah konsumen berkurang hingga 50 persen.

“Saat ini kami mengalami penurunan minat, jika sebelum pandemi kita bisa jual sampai satu ekor sapi dalam satu hari. Dalam satu ekor sapi, berat dagingnya bisa mencapai satu kwintal. Dan sekarang saya hanya mampu menjual setengah kwintal jika pasar sedang ramai. Kalau hari biasa setengah kwintal tidak habis, meskipun ramai full terjual itu setengah kwintal,” tutupnya.
(jimmy)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.