Ultimate magazine theme for WordPress.

Pemilik Lahan Tambang Emas di Pangkut Jadi Tersangka

0 1.529
WAROUENG SOELTAN PANJANG

INTIMNEWS.COM, PANGKALAN BUN – Aktifitas tambang emas ilegal di desa Sungai Seribu Rt 6, Kelurahan Pangkut, Kecamatan Arut Utara, Kabupaten Kotawaringin Barat, yang menjadi malapetaka bagi para 10 pelaku nya telah menyeret pemilik lahan yang berperan sebagai perekrut pekerja, pemodal serta penyedia alat.

Kapolres Kotawaringin Barat AKBP Devy Firmansyah, mengakatan RF ditetapkan sebagai tersangka. penyidik Satreskrim Polres Kobar telah melakukan pemeriksaan terhadap RF sebagai tersangka, di mana sebelumnya telah ditetapkan koordinator lapangan dijadikan tersangka, Minggu (22/11/2020).

Terhadap tersangka dijerat pasal 158 JO pasal 35 UU RI NO.03 Tahun 2020 tentang perubahan atas UU RI NO.04 Tahun 2009 tentang pertambangan mineral dan batubara atau pasal 55 ayat 1 ke 1 KUH pidana. Ancaman pidananya 5 Tahun penjara dan denda paling banyak 100 miliar.

“Sebagai perkembangan terakhir dari 10 orang korban yang kemarin sudah berhasil dievakuasi 3 orang dan 7 orang masih belum bisa dievakuasi, untuk permasalahan evakuasi pihak Basarnas yang didalam kompeten nya, “ kata AKBP Devy Firmansyah, saat Press release, Minggu Pagi.

“Tersangka tambahan hari ini yang kita lakukan proses hukum adalah RF yang bersangkutan ini juga warga dari Tasikmalaya kemudian terlapor ini selaku pemilik lahan dan selaku pemilik modal dalam kegiatan pertambangan tanpa izin tersebut,” tambahnya.

Untuk operasinya tersangka selaku pemilik lahan dan pemilik modal dalam kegiatan pertambangan tanpa izin yang berupa komoditas mineral logam mas. Kemudian tersangka ini memberikan modal kepada saudara operator yang sudah dijadikan tersangka lebih dulu.

“Terkait dalam kegiatan pertambangan tanpa izin yang digunakan untuk membeli peralatan maupun dari para pekerja atau buruh yang semalam sudah kita amankan ini, kemudian memberikan hasil pertambangan kemudian hasil penjualan dikurangi dengan biaya operasional dan para pekerja atau buruh sisanya dibagi rata,” terangnya.

Barang bukti yang diamankan yakni satu buat surat keterangan tanah atau SKT atas nama tersangka, kemudian ada satu buah catatan keuangan, ada juga di buku nota. (Yus)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.