Ultimate magazine theme for WordPress.

Pelaku Jambret dan Curas Dijerat Pasal Berlapis

0 161
WAROUENG SOELTAN PANJANG

INTIMNEWS.COM, PALANGKA RAYA – Polresta Palangka Raya menggelar press release penangkapan pelaku aksi penjambretan di Jalan Ramin II dan juga curas di Jalan Sisingamangaraja. Press release dilaksanakan di depan lobby kantor Polresta Palangka Raya, Sabtu (27/2/2021).

Ongky Alexander Surya Kusuma (24) ditangkap personel gabungan dari Tim Macan Kalteng dari Satreskrim Polresta Palangka Raya, Intelmob Polda Kalteng, Resmob dan Buser Polsek Pahandut. Pelaku ditangkap di Bandara Tjilik Riwut pada Sabtu dini hari. Diketahui pelaku akan melarikan diri ke pulau Jawa.

Kapolresta Palangka Raya Kombes Pol Dwi Tunggal Jaladri menjelaskan motif pelaku melakukan kejahatannya adalah karena butuh uang dan juga sakit hati.

Iklan Ramadan BPN

“Untuk kasus yang di Jalan Ramin II itu motif pelaku karena butuh uang untuk bayar hutang, sehingga ia menjambret dompet dari korban yang ada di dashboard motor, yang ternyata di dalam dompet tersebut ada hp korban.

Sedangkan untuk kasus yang di bengkel, itu karena pelaku sakit hati dengan mantan bosnya karena diberhentikan dari pekerjaannya. “Itu juga karena kerja pelaku tidak profesional makanya diberhentikan,” jelasnya.

Iklan Travel

Dua kejadian tersebut mengakibatkan tewasnya seorang bocah berusia 7 tahun dan seorang perempuan bernama Pahrini(45) mengalami luka berat, yang merupakan kasus di Jalan Ramin II.

Untuk korban di Jalan Sisingamangaraja, Abdi (50) mengalami luka parah karena di bacok pelaku.

Polisi mengamankan beberapa barang bukti dari olah hasil 2 TKP, antara lain 1 unit sepeda motor honda revo warna hitam biru, 1 buah parang, 3 unit hp, 1 buah jaket berwarna hitam, 1 buah guci, 2 buah kantong plastik berisi uang koin, 2 buah kabel charger, 1 buah tas warna hitam dan beberapa pecahan gigi korban.

“Dari kejahatan yang dilakukan pelaku nanti akan dijerat dengan ancaman hukuman pasal berlapis,” imbuh Kombes Pol Dwi Tunggal Jaladri.

Diketahui pelaku akan dijerat dengan ancaman hukuman untuk TKP 1 yaitu Pasal 365 Ayat 3 Jo 362 KUHP hukuman penjara maksimal 15 tahun.

Kemudian untuk kejahatan di TKP 2 akan dijerat dengan Pasal 353 Ayat 2 KUHP hukuman penjara maksimal 7 tahun dan Pasal 365 Ayat 2 Ke – 4 KUHP hukuman penjara maksimal 23 tahun. (*)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.