Ultimate magazine theme for WordPress.
iklan bupati
Satpol PP

Pasca Divonis 8 Bulan Penjara, Tokoh Minta Legislator ET di-PAW

0 12
WAROUENG SOELTAN PANJANG

INTIMNEWS.COM, KUALA PEMBUANG – Terdakwa kasus penggunaan narkotika dan obat-obatan terlarang (narkoba), ET, yang juga legislator aktif DPRD Seruyan, Kalimantan Tengah, dijatuhkan pidana hukuman 8 (delapan) bulan penjara pada sidang permusyawaratan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Sampit, 5 Oktober 2020 lalu.

Dikutip dari laman putusan mahkamahagung.go.id, selengkapnya disebutkan, hakim memutuskan terdakwa ET telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana penyalahguna narkotika golongan I bagi diri sendiri.

Dari laman disebutkan, PN Sampit juga menetapkan masa penangkapan dan penahanan yang dijalani ET dikurangkan seluruhnya dari pidana yang dijatuhkan. Selanjutnya, PN juga menetapkan terdakwa tetap berada dalam tahanan.

Iklan Tengah Berita KPU

PN Sampit menetapkan barang bukti berupa 1 (satu) paket plastik klip kecil narkotika jenis sabu dengan berat bersih 0,15 gram, 1 (satu) buah pipet kaca, 1 (satu) buah bong yang terbuat dari botol kaca, 1 (satu) buah tas pinggang kecil, dan 1 (satu) buah botol berisi urine milik ET.

Barang bukti tersebut, masing-masing dirampas dan dimusnahkan. Selanjutnya, ET dibebankan membayar biaya perkara sejumlah Rp.5.000.00 (Lima Ribu Rupiah).

Sidang permusyawaratan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Sampit pada Kamis 1 Oktober 2020 tersebut dipimpin Hakim Ketua H Akhmad Fijiarsyah Joko Sytrisno, SH, MH. Masing-masing sebagai hakim anggota yakniEga Shaktiana, SH, MH dan Puthut Rully Kushardian, SH, MH.

Selanjutnya, putusan diucapkan dalam sidang terbuka untuk umum pada Senin 5 Oktober 2020 oleh hakim ketua didampingi para hakim anggota, dibantu oleh Wahdani SH, panitera Pengadilan Negeri Sampit, serta dihadiri oleh Pandu Nugrahanto SH, penuntut umum dan terdakwa.

Atas putusan tersebut, sejumlah tokoh masyarakat Seruyan diantaranya Rosean Fauzi, meminta agar Partai Politik (parpol) tempat bernaungnya ET segera menindaklanjutinya secara aturan kepartaian. Misalnya, kata Rosean, karena sudah ada putusan incraht, maka partai bisa memberhentikan keanggotaan ET karena dinilai sudah menciderai dan mencemarkan nama baik partai.

Selanjutnya, sebut dia, partai juga diminta segera melakukan Pergantian Antar Waktu (PAW) terkait keberadaan ET sebagai Anggota DPRD Kabupaten Seruyan periode 2019-2024. Erwin dianggap sudah tidak layak lagi mewakili partai besutan tokoh Restorasi Indonesia yang mengusung jargon perubahan tersebut.

Di tempat terpisah, Politisi Kabupaten Seruyan Aupi Wahyudi meminta agar Badan Kehormatan (BK) DPRD Kabupaten Seruyan, segera menginisiasi sanksi pecat dengan tidak hormat kepada ET atas kasus narkoba yang dilakukannya diperkuat dengan putusan Hakim PN Sampit yang sudah menjatuhkan vonis 8 bulan kurungan penjara.

ET dinilai sudah mencemarkan nama baik DPRD Kabupaten Seruyan. Ia juga telah melanggar sumpah jabatannya sebagai anggota DPRD Seruyan yang terhormat. Sekaligus ia telah mengkhianati “Suara Rakyat” dan aspirasi masyarakat pemilih yang diwakilinya.

Pada kesempatan yang sama Aupi meminta agar KPU Seruyan proaktif dan segera memproses administrasi pergantian antar waktu (PAW) terhadap ET pada saat partai telah melakukan pemberhentian keanggotaan terhadap yang bersangkutan.

Ini segera dilakukan, agar marwah partai dan citra sebagai anggota DPRD yang terhormat tidak tersandera ulah segelintir oknum, sehingga kepercayaan publik terhadap partai dan dewan tidak ternoda.

Lebih dari itu, ujar Aupi, ini dalam rangka aksi nyata, bukan sekadar pepesan kata revolusi mental yang digaung-gaungkan pemerintah dan semua pihak selama ini. (red)

Iklan Tengah Berita KPU

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.