Ultimate magazine theme for WordPress.
iklan bupati

Palsukan Surat Rapid Test, Samin Divonis 1 Tahun 6 Bulan

0 44
WAROUENG SOELTAN PANJANG

INTIMNEWS.COM, PANGKALAN BUN – Samin, terdakwa kasus pemalsuan surat rapid test akhirnya divonis penjara 1 tahun 6 bulan oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Pangkalan Bun, Selasa, (24/11/2020). Vonis ini lebih ringan 1 tahun dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Nofanda Prayudha, yang menuntut terdakwa 2 tahun 6 bulan.

“Atas putusan majelis hakim tersebut, JPU menyatakan pikir – pikir selama 7 hari,” kata Kasi Pidum Kejari Kobar Panji Wiratno, saat dikonfirmasi Intimnews.com di ruang kerjanya, pada Rabu (25/11/2020) sore.

Panji Wiratno, menyampaikan bahwa pasal yang dikenakan kepada terdakwa yaitu Pasal 268 ayat (1) KUHP Jo. Pasal 64 ayat (1) KUHP.

Panji Wiratno menambahkan, selain terdakwa Samin, ada beberapa terdakwa dalam hal ini si pemesan surat Rapid Test palsu yang juga di vonis pada hari yang sama dengan putusan lebih rendah dari tuntutan JPU. Mereka adalah Musthofa bersama sejumlah rekannya dituntut 2 tahun 4 bulan, diputuskan 1 tahun 4 bulan dan M.Tomo dituntut 2 tahun 6 bulan, diputuskan 1 tahun 10 bulan. (Yus)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.