Ultimate magazine theme for WordPress.
iklan bupati

Nekat Jual Sabu, Udin Diringkus Polisi Usai Transaksi

0 54
WAROUENG SOELTAN PANJANG

INTIMNEWS.COM, PANGKALAN BUN – Seorang pria yang hanya lulusan SD, SMP tidak Lulus, Udin (28 tahun) harus berurusan dengan aparat kepolosian. Hal itu dikarenakan dia nekat menjadi penjual narkoba jenis sabu.

Tersangka ditangkap jajaran Satuan Reserse Narkoba (Satreskoba) Polres Kotawaringin Barat (Kobar) pada Senin (16/3/2021) malam.

Pusidin Misdianto alias Udin warga Jalan Jenderal Sudirman, RT 23, Kelurahan Sidorejo, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) sedang apes, hendak bertransaksi narkoba jenis sabu, ia keburu ditangkap anggota Satresnarkoba Polres Kobar.

Iklan Ramadan BPN

Pria yang tidak tamat dari bangku sekolah setingkat SMP ini, ditangkap saat bermaksud mengantar pesanan narkoba jenis sabu kepada salah seorang pelanggannya di Kumai.

Udin yang mengendarai kendaraan matic jenis Honda Scoopy tidak menyadari bahwa ia sudah sudah dipantau oleh anggota Satresnarkoba.

Setiba di Jalan Pabrik Jagung RT 02, Desa Batu Belaman, Kecamatan Kumai ia langsung ditangkap.

Kapolres Kobar AKBP Devy Firmansyah melalui Kasatnarkoba Polres Kobar, Iptu M Nasir menceritakan, pengungkapan peredaran sabu di wilayah hukum Polres Kotawaringin Barat ini bermula dari laporan yang mereka terima, bahwa di Jalan Pabrik Jagung akan ada transaksi narkoba (sabu).

Anggota yang sudah menunggu di lokasi yang dimaksud saat itu melihat bahwa pria yang tunggu dengan ciri-ciri yang sama melintas, kemudian langsung diamankan sekitar pukul 20.15 WIB.

“Namun saat dilakukan penggeledahan badan tidak ditemukan bukti narkoba, hanya beberapa barang dan uang milik pelaku,” ujarnya.

Barang tersebut berupa, satu buah handphone, merk strawberry di kantong sebelah kiri, kemudian di saku belakang sebelah kanan dompet yang didalamnya ada sejumlah uang sebesar Rp80 ribu yang diduga sisa hasil penjualan sabu.

Namun, anggota Satresnarkoba tidak menyerah dan berusaha mencari barang bukti narkoba, dan saat dilakukan penggeledahan di sekitar tempat penangkapan, ditemukan satu paket sabu dengan berat kotor 0.37 gram yang diakui milik pelaku.

“Diakui sabu tersebut merupakan milik pelaku yang terjatuh dari tangan kanannya yang sebelumnya dibawanya ketika diamankan oleh pihak Kepolisian,” ungkapnya.

Hasil narkoba tersebut belum membuat anggota puas, selanjutnya personil Satresnarkoba melakukan upaya pengembangan dan kembali dilakukan penggeledahan di sebuah rumah beralamat di Jalan H.Moestalim, RT 16, Kelurahan Madurejo, Kecamatan Arut Selatan, yang setelah dilakukan penggeledahan rumah atau tempat tertutup lainnya di temukan di dalam kamar barang bukti lainnya yang berada dilantai.

Kemudian kata dia, barang bukti tersebut berupa satu buah kotak handphone Redmi warna putih yang setelah dibuka terdapat satu kotak plastik ukuran kecil yang didalamnya terdapat dua paket diduga narkotika jenis sabu dengan berat kotor 0.48 gram.

Kemudian dari dalam kotak handphone tersebut juga ditemukan satu buah sendok dari sedotan, satu buah isolasi, satu pak plastik klip kecil, dan dua buah pipet kaca yang mana untuk pemilik dari barang – barang yang ditemukan oleh pihak kepolisian diakui terlapor adalah miliknya.

Selanjutnya Terlapor dan Barang Bukti dibawa kekantor Satresnarkoba Polres Kobar untuk proses lebih lanjut.

“Atas perbuatannya pelaku terancam Pasal 114 ayat (1) atau Pasal 112 ayat (1) Undang-undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika,” pungkasnya. (yus)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.