Ultimate magazine theme for WordPress.
iklan bupati

LSI Denny JA: Harati Berpeluang Besar Menang di Pilkada Kotim

0 211
WAROUENG SOELTAN PANJANG

INTIMNEWS.COM, KOTIM – Lingkaran Survei Kebijakan Publik (LSKP), salah satu sister company Lingkaran Survei Indonesia (LSI- Denny JA) meliris hasil survei Pilkada Kotawaringin Timur, Jumat (4/12/2020). Lembaga ini menempatkan pasangan
Halikinnor-Irawati (Harati) unggul jauh dari tiga pasangan lainnya dan berpeluang besar memenangi Pilkada Kotim.

Harati unggul dengan elektabilitas 36,82%. Disusul pasangan Suprianti Rambat-M Arsyad dengan perolehan 21,59%.

Pasangan M Rudini Darwan Ali-Syamsudin ada di peringkat 3 dengan perolehan 20,68%. Sementara pasangan M Taufiq Mukri-Supriadi MT berada di posisi juru kunci dengan elektabilitas 10,23%.

Paparan hasil survei tersebut disampaikan oleh Sunarto Ciptoharjono, Direktur LSKP-LSI Denny JA. Lebih lanjut Sunarto menjelaskan, bahwa survei tersebut dilakukan pada tanggal 23-29 November 2020.

Survei ini menggunakan metode acak bertingkat dengan mewawancarai 440 responden yang tersebar di seluruh kecamatan yang ada di Kotawaringin Timur. Survei ini menggunakan margin of error sebesar plus minus 4,8%.

“Artinya bila jarak perolehan antar kandidat dalam batas margin of error, maka secara statistik posisi kandidat dikatakan setara,” katanya

Mengapa Pasangan Halikinnor-Irawati paling berpeluang memenangkan Pilkada Kotim tahun ini? Sunarto menjelaskan berdasarkan tren yang dilihat dari tracking survei yang dilakukan sebelumnya, yakni pada bulan September, pasangan Halikkinnor-Irawati mengalami kenaikan yang paling signifikan yakni sebesar 19,32%.

Sedangkan kenaikan elektabilitas berikutnya diperoleh Pasangan M Rudini Darwan Ali-Syamsudin sebesar 7,73%. Pasangan Suprianti Rambat hanya mengalami kenaikan sebesar 4,49%. Sedangkan pasangan M Taufik Mukri-Supriadi MT justru mengalami penurunan sebesar 3,64%.

Faktor lain yang mendorong elektabilitas pasangan Harati naik secara signifikan adalah kenaikan popularitas yang cukup tinggi dibanding survei periode sebelumnya. Halikinnor memperoleh kenaikan popularitas sebesar 10,91% yakni dari 58,18% pada bulan September menjadi 69,09%.

Kenaikan popularitas Halikinnor didukung oleh kenaikan popularitas pasangannya, Irawati sebesar 22,96%, dari 37,95% pada bulan September menjadi 60,91% pada bulan November. Sedangkan kandidat bupati yang lain kenaikkan popularitasnya masih di bawah 2%.

Selain kenaikan popularitas, pasangan Harati juga mengalami kenaikan tingkat kesukaan. Tingkat kesukaan ter dari 69,53% menjadi 73% terhadap Halikinnor naik 4,15%, sedangkan tingkat kesukaan terhadap Irawati naik sebesar 9,28% darei 66,47% menjadi 75,75%.

Jadi faktor Irawati menjadi kunci dari kenaikan perolehan suara Harati. Irawati dikenal sebagai adik kandung dari Bupati Incumbent Supian Hadi.

Dalam survei kali ini masyarakat yang menilai kinerja Supian Hadi sebagai bupati berhasil sebanyak 77%. Artinya ketika masyarakat puas terhadap bupati Incumbent, maka incumbent sangat berpengaruh apabila memberikan dukungan kepada salah satu calon, baik secara langsung maupun tidak langsung. Jadi selain kepopuleran kandidat, kali ini peran Supian Hadi bisa dikatakan sebagai king maker.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.