website murah
website murah
website murah
website murah
Pasang Iklan

“Librarian Tour” Kunjungi Sekolah, Dispursip Kalteng Bangun Budaya Baca Sejak Dini

Kadispursip Kalteng Nunu Andriani menjadi Inspektur Upacara di SMAN 5 Palangka Raya. (Ist)

INTIMNEWS.COM, PALANGKA RAYA – Dinas Perpustakaan dan Arsip Provinsi Kalimantan Tengah meluncurkan inovasi “Tour Tenaga Perpustakaan” atau Librarian Tour, yaitu pengiriman petugas Dispursip sebagai inspektur upacara ke sekolah-sekolah untuk memperkenalkan layanan Perpustakaan Daerah kepada siswa. Senin, 5 Mei 2025.

Kepala Dispursip, Nunu Andriani, melalui Kepala Bidang Pengembangan Perpustakaan, memaparkan bahwa strategi ini merupakan respons atas penurunan tren literasi masyarakat dalam tiga tahun terakhir.

Program ini menyasar sekolah seperti SMA Negeri 4 dan 5 di Palangka Raya sebagai titik awal sosialisasi secara langsung kepada siswa dan guru tentang pentingnya menjadi anggota perpustakaan dan mengunjungi lokasi fisik maupun katalog daring.

“Tujuan utama dari Librarian Tour adalah menjadikan perpustakaan umum daerah sebagai pusat pembelajaran yang dekat dengan siswa dan mengurangi hambatan akses ke layanan baca,” ujar Nunu.

Pasang Iklan

Petugas perpustakaan yang bertindak sebagai inspektur upacara memberikan briefing literasi langsung di hadapan siswa dan guru, sekaligus membuka peluang pendaftaran anggota baru. Dispursip juga berharap partisipasi aktif sekolah dan kepala sekolah sehingga program ini dapat menyasar berbagai jenjang pendidikan secara bergilir.

Data internal menunjukkan bahwa sejak launching, telah terjadi peningkatan signifikan dalam jumlah anggota baru serta kunjungan langsung ke perpustakaan daerah.

“Realisasi kegiatan ini merupakan pelaksanaan amanat UU No. 43 Tahun 2007 Pasal 42 ayat (1), tentang kerja sama perpustakaan dengan berbagai pihak untuk memperluas jangkauan pemustaka,” jelas Nunu.

Dispursip berencana menjadikan Librarian Tour sebagai program rutin, dengan target minimal 20 sekolah pada tahap awal di Palangka Raya, kemudian dilanjutkan ke kabupaten/kota lainnya. Sebagai penutup, Nunu berharap program ini bisa menjadi katalisator kebangkitan literasi daerah, sehingga perpustakaan menjadi bagian integral bagi generasi muda di Kalteng yang unggul dan berintegritas.

Penulis : Redha
Editor : Maulana Kawit

Pasang Iklan

Berita Rekomendasi
Pasang Iklan