Ultimate magazine theme for WordPress.
iklan bupati

Korupsi Dana Desa, Mantan Kades di Pangkalan Banteng Ditahan

0 124
WAROUENG SOELTAN PANJANG

INTIMNEWS.COM, PANGKALAN BUN – SWR (52), mantan Kepala Desa Natai Kerbau, Kecamatan Pangkalan Banteng, Kabupaten Kotawaringin Barat diamankan Kejaksaan Negeri Kotawaringin Barat, Senin (23/11/2020). SWR (52) diduga terlibat korupsi sejumlah dana bantuan saat menjabat sebagai kepala desa pada 2016.

“Ada dugaan korupsi beberapa bantuan sebesar Rp 345.482.000. Tersangka saat ini ditahan,” jelas Dandeni Herdiana, Kepala Kejaksaan Negeri Kobar.

Tersangka SWR, lanjut Dandeni diduga teelibat korupsi Dana Desa 2016, bantuan keuangan Pemkab Kobar, dengan berbagai penyelewengan. Di antaranya ada pelaksanaan swakelola yang tidak sesuai dengan ketentuan belanja pengadaan barang dan jasa. Termasuk belanja sosial yang tidak sesuai dengan ketentuan dan tidak bisa dipertanggungjawabkan.

“Penyidik telah memeriksa saksi dan ahli. Ada 10 saksi yang sudah diperiksa. Kerugian negara sebesar Rp 345.482.000,” jelas Dandeni Herdiana.

Modus tersangka, jelas Dandeni, SWR tidak melaksanakan seluruh kegiatan dana desa tahun 2016 sebesar Rp 345.482.000 juta untuk pelaksanaan swakelola. Tersangka sebenarnya sudah diperingatkan, dan sudah bertahun-tahun namun tidak ada itikad baik.

“Hingga tersangka kita tahan selama 20 hari untuk dilakukan pemeriksaan, tersangka kita titip ke rumah tahanan Polres Kobar,” ucap Dandeni Herdiana.

Dana korupsi dipakai untuk kepentingan pribadi. Dana ini digunakan untuk kepentingan operasional pribadi tersangka dan masih didalami lagi, sejauh mana uang tersebut digunakan.

Pasal yang terapkan pasal 2 ayat 1 atau pasal 3 UU no 31 tahun 1999 tentang penindakan kasus korupsi, intinya perbuatan melawan hukum atau penyalahgunaan jabatan, yang merugikan keuangan negara.

“Hal ini akan kita dalami lagi alat bukti terkait dugaan tersebut termasuk tersangka-tersangka yang lainnya, apabila ada akan kita tindaklanjuti juga,” tegasnya. (Yus)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.