INTIMNEWS.COM, PANGKALAN BUN – Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) kembali menunjukkan komitmennya di bidang lingkungan. Sebanyak 11 sekolah resmi ditetapkan sebagai penerima Penghargaan Sekolah Adiwiyata Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2025.
Penghargaan ini diumumkan secara daring melalui Zoom Meeting oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Kalimantan Tengah pada Kamis (27/11).
Penetapan sekolah-sekolah tersebut tertuang dalam Keputusan Kepala DLH Provinsi Kalteng Nomor 800/459/IV.3/DLH. Kobar tercatat sebagai salah satu daerah dengan jumlah penerima penghargaan terbanyak, mulai dari jenjang SD, SMP, hingga SMA. Total ada tujuh SD, tiga sekolah jenjang SMP/MTs, serta satu SMA yang berhasil lolos penilaian Adiwiyata tahun ini.
DLH Provinsi Kalteng menyampaikan bahwa penghargaan diberikan kepada sekolah yang sukses menerapkan Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah (PBLHS).
Penilaian mencakup kebijakan sekolah, integrasi kurikulum lingkungan, pengelolaan sarpras ramah lingkungan, serta keterlibatan aktif warga sekolah. Pada kesempatan yang sama, DLH juga mensosialisasikan Permen LH No. 5 Tahun 2025 sebagai pedoman baru Program Adiwiyata.
Kepala DLH Kobar, Fitriyana, memberikan apresiasi atas pencapaian ini. “Penghargaan tersebut merupakan hasil kolaborasi seluruh warga sekolah dalam membangun budaya peduli lingkungan sejak dini,” ujarnya.
Menurutnya, Adiwiyata bukan sekadar penghargaan, melainkan upaya membentuk karakter generasi yang sadar akan pentingnya menjaga bumi.
Fitriyana juga mengingatkan bahwa tantangan terbesar setelah menerima penghargaan adalah menjaga keberlanjutan program.
Ia mendorong sekolah untuk tetap disiplin dalam pengelolaan sampah, penghematan energi, memperluas ruang terbuka hijau, dan membiasakan perilaku ramah lingkungan dalam aktivitas sehari-hari. “Program ini harus menjadi budaya, bukan hanya seremonial,” tegasnya.
Sebagai tindak lanjut, DLH Kobar akan menyiapkan sejumlah program pendamping seperti pelatihan kader lingkungan, penguatan jejaring sekolah Adiwiyata, hingga monitoring berkala. Langkah ini diharapkan membantu sekolah-sekolah melangkah menuju Adiwiyata tingkat nasional bahkan mandiri.
Melalui pencapaian 11 sekolah ini, Kotawaringin Barat kembali menegaskan diri sebagai daerah yang konsisten mendorong pendidikan berwawasan lingkungan.
Pemerintah daerah berharap prestasi ini menjadi inspirasi bagi sekolah lainnya untuk terus berbenah dan turut berkontribusi menciptakan lingkungan belajar yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.
Penulis: Yusro
Editor: Andrian