Ultimate magazine theme for WordPress.
iklan bupati

Jalankan Instruksi Presiden, Pemkab Mura Perketat PPKM dan Arus Mudik

0 83
WAROUENG SOELTAN PANJANG

INTIMNEWS.COM, MURUNG RAYA – Pemerintah Kabupaten Murung Raya mengikuti Pengarahan Presiden Republik Indonesia Kepada Kepala Daerah Se-Indonesia Tahun 2021 secara virtual melalui Zoom Meeting.

Acara tersebut diikuti oleh Sekretaris Daerah Murung Raya, Asisten I Bidang Pemerintahan Dan Kesejahteraan Masyarakat, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Asisten III Bidang Administrasi Umum, Wakil Ketua I DPRD, Danramil TNI AD, Karendal Ops Res Murung Raya Kalimantan Tengah yang dilaksanakan di Aula Setda Ged. A Lt. II Kantor Bupati, Rabu (28/04/2021).

Setelah mendapatkan arahan dari Presiden RI, Sekretaris Daerah Kabupaten Murung Raya, Hermon menyebut akan selalu meningkatkan PPKM skala mikro di kalangan masyarakat dalam rangka menekan angka penularan Covid- 19.

Iklan Ramadan BPN

“Disamping itu juga kita membatasi dan menghimbau kepada masyarakat agar tidak mudik menjelang hari raya Idul fitri antar lintas Provinsi, Kabupaten/Kota terkecuali bagi beberapa kondisi seperti keluarga kunjungan kematian, rujukan Rumah Sakit, perjalanan dinas, serta sopir truk angkut yang membawa kebutuhan sembako,” papar Hermon.

Iklan Travel

Sementara itu, Karendal Ops Res Murung Raya Kalimantan Tengah, Indra .S mengatakan larangan mudik bagi pegawai dinas dan satuan setiap instansi serta bagi masyarakat terhitung pada tanggal 1 Mei tahun ini.

“Bagi masyarakat yang memaksa tetap mudik harus memenuhi prosedur kesehatan berupa hasil swab antigen dan pusko arus balik diadakan di Km. 68 jalan Muara Teweh Puruk Cahu serta Jalan Lintas Mangkahui Kuala Kurun,” Tegasnya.

Tindakan ini dilakukan karena terjadinya lonjakan positif Covid- 19 di Murung Raya akibat arus balik/mudik dari arah provinsi tetangga maupun dari dalam provinsi Kalteng.

Nantinya petugas di lapangan dari TNI, POLRI serta Satpol PP sifatnya adalah pengamanan, sementara yang memeriksa secara kontak langsung adalah petugas medis dari Dinas Kesehatan yang memiliki Teknis dan APD (Alat Pelindung Diri) lengkap.

“Jika ada masyarakat yang memiliki gejala meskipun sudah menunjukkan hasil PCR, tetap akan dilakukan Rapid Antigen oleh tenaga medis dan disuruh putar balik, serta diadakan tes PCR swab dan setelahnya dilakukan Isolasi sementara sembari menunggu hasil tes keluar,” pungkas Indra.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.