Ultimate magazine theme for WordPress.
iklan bupati

Enam Figur Berebut Kursi Ketua DPD PAN Kotim

0 168
WAROUENG SOELTAN PANJANG

INTIMNEWS.COM, SAMPIT – Menjelang 23 tahun usia Partai Amanat Nasional (PAN), pergantian kepengurusan akan terus berganti. Termasuk di DPD PAN Kotawaringin Timur, Selasa 16 Februari 2021 melaksanakan Musyawarah Daerah (Musda) bersama secara daring dan dipimpin langsung oleh Ketua Umum PAN yakni Zulkifli.

Dalam musda tersebut, ada enam figur yang bertarung memperebutkan kursi ketua  DPD PAN Kotim. Mereka yakni M Rudini Darwan Ali, Hairis Salamad, Dadang H Syamsu, Megawati, Ardiansyah dan M Kurniawan Anwar.

Enam calon tersebut semuanya tercatat sebagai Anggota DPRD Kotim, kecuali M Rudini Darwan Ali yang sudah mengundurkan diri dari kursi DPRD Kotim karena mencalonkan diri sebagai Bupati Kotim belum lama ini.

“Partai kita ini sudah 22 tahun dan mau 23 tahun, oleh karena itu partai yang usianya kepala dua harus sudah dewasa apalagi untuk menyelesaikan permasalahan internal. Tidak boleh lagi musda atai musyawarah wilayah (Muswil) seperti jaman jahiliyah yakni saling memfitnah dan menjelekkan, ini merupakan musda bersama mulai dari provinsi Kalteng, Maluku Utara dan Riau,” kata Ketua umum PAN Zulkifli.

Zulkifli juga mengatakan fungsi partai politik itu adalah berjuang di bidang politik, dimana memperjuangkan aspirasi masyarakat yang bisa dituangkan dalam peraturan daerah (Perda) dan Undang-undang yang berpihak kepada masyarakat luas melalui pilkada, pemilu dan pilpres.

“Saya minta kita musyawarah mufakat, dimana yang mencalonkan mendaftarkan diri. Misal ada 4 atau 5 formatur. Dan ini nanti yang dirundingkan yang mana yang jadi ketua serta sekretarisnya. Terbaik satu jadi ketua, terbaik kedua jadi sekretaris dan begitu seterusnya,” katanya.

Selain itu di Kalteng yang melakukan musda adalah Kota Palangkaraya, Kabupaten Gunung Mas, Katingan, Kotim, Seruyan, Kotawaringin, Lamandau, Sukamara, Barito Selatan, Murung Raya, Pulang Pisau dan Barito Timur, sekretaris DPP PAN Kotim HM Kodratullah Fahlevi mengatakan, sudah diputuskan ketua formatur M Rudini Darwan Ali dan 5 anggota dewan yang juga mencalon untuk menyusun kepengurusan dengan cara bermusyawarah.

“Tugas tim formatur itu untuk menyusun kepengurusan, dan juga memuat tokoh-tokoh mungkin mantan kepala desa atau tokoh masyarakat lainnya. Atau anggota partai lain yang tujuannya sudah tidak sesuai dengan visi misi partainya dan sesuai dengan visi misi PAN maka bisa bergabung,” katanya.

Tim formatur ini diberikan waktu dua minggu untuk menyusun kepengurusan sejak hari ini, jika dalam dua minggu belum terbentuk kepengurusan maka akan diambil alih langsung dari pengurus PAN pusat. (*)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.