Ultimate magazine theme for WordPress.
Satpol PP

Dukung Gubernur Anies, AYP: Keselamatan Manusia yang Utama

0 80
WAROUENG SOELTAN PANJANG

INTIMNEWS.COM – Sebagai langkah kebijakan rem darurat (Emergency Brake Policy), Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Baswedan kembali menetapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di DKI Jakarta. Hal itu dilakukan untuk menekan angka penularan pandemi COVID-19 yang semakin naik pada PSBB Masa Transisi Fase I.

Gubernur Anies menjelaskan indikator utama dalam keputusan tersebut adalah tingkat kematian (Case Fatality Rate) dan tingkat keterisian rumah sakit (Bed Occupancy Ratio) baik untuk tempat tidur isolasi, maupun ICU yang semakin tinggi dan menunjukkan bahwa Jakarta berada dalam kondisi darurat.

Kebiajakan tersebut mendapatkan dukungan dari Pembina Yayasan Gerak Bersama Indonesia (YGBI) Andi Yuslim Patawari. AYP sapaan akrab Andi Yuslim Patawari mengatakan bahwa langkah Anis Baswedan sudah tepat.

Iklan Tengah Berita KPU

Kalaupun ada yang kontra dengan kebijakan tersebut menurut AYP adalah hal biasa. Namun kata mantan ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) pemerintah juga harus mengutamakan keselamatan manusia.

“Apapun itu, keselamatan manusia adalah hal yang paling penting. Jadi apa yang dilakukan Anies sebagai Gubernur wajib kita dukung,” katanya.

AYP juga mengatakan bahwa bukan hanya DKI Jakarta saja yang harus bekerja sendiri. “Kita juga harus liat wilayah yang ada di sekitar Jakarta seperti Tangerang, Depok dan Bekasi,” terangnya.

Tokoh pemuda ini juga meminta kepada pemerintah pusat memberikan dukungan penuh kepada DKI untuk menerapkan PSBB. Mengingat Jakarta adalah sentral atau Ibu Kota Negara Kesatuan Republik Indonesi.

“Tentunya DKI Jakarta tidak boleh sendiri. Harus mendapatkan dukungan full dari pemerintah pusat. Karena ini untuk kepentingan bersaman,” tegasnya.

“Sekarang bukan lagi persoalan ego sektoral, tapi yang harus kita ingat adalah mendahulukan kepentingan sesama khususnya keselamatan manusia,” tutupnya. (din)

Iklan Tengah Berita KPU

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.