INTIMNEWS.COM, PURUK CAHU – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Murung Raya, Kalimantan Tengah, mendorong pemerintah desa (Pemdes) untuk turut aktif dalam memperkenalkan potensi wisata yang ada di wilayah masing-masing, terutama dengan memanfaatkan teknologi digital.
Anggota DPRD Murung Raya, Fahriadi, mengatakan bahwa promosi merupakan kunci utama dalam pengembangan sektor pariwisata, khususnya di daerah yang memiliki kekayaan alam dan budaya seperti Murung Raya.
Menurutnya, salah satu bentuk promosi yang efektif selain melalui foto adalah pembuatan video singkat mengenai destinasi wisata lokal, yang dapat disebarluaskan melalui berbagai platform media sosial.
“Dengan membuat konten video yang menarik dan informatif, objek wisata di Murung Raya bisa lebih mudah dikenal oleh masyarakat luas, termasuk dari luar daerah,” ujar Fahriadi, Jumat (10/1/2025).
Ia menambahkan, di era digital saat ini, masyarakat sangat akrab dengan internet dan media sosial, sehingga promosi digital menjadi sarana yang sangat strategis untuk memperluas jangkauan informasi.
“Sebagian besar masyarakat tidak lepas dari internet. Kita bisa manfaatkan itu sebagai ajang promosi wisata daerah,” ucapnya.
Fahriadi menyebutkan bahwa banyak desa di Murung Raya memiliki potensi wisata, baik alam, budaya, maupun sejarah, yang belum tergarap secara maksimal karena minimnya promosi.
Ia berharap Pemdes dapat bekerja sama dengan dinas terkait untuk mengembangkan konten promosi yang terarah dan konsisten guna menarik minat wisatawan.
“Kalau promosi digencarkan dan dilakukan secara terstruktur, bukan tidak mungkin pariwisata Murung Raya bisa berkembang pesat,” ujarnya.
Menurut politisi muda ini, penguatan sektor pariwisata juga dapat berdampak pada peningkatan pendapatan masyarakat di sekitar destinasi wisata.
Ia mengatakan, semakin banyak wisatawan yang datang, maka akan tumbuh pula peluang usaha baru seperti kuliner lokal, kerajinan tangan, jasa pemandu wisata, hingga penginapan.
Fahriadi menegaskan bahwa DPRD akan mendukung kebijakan-kebijakan yang bertujuan meningkatkan promosi wisata daerah, termasuk dalam hal penganggaran dan regulasi pendukung.
“Pariwisata bisa menjadi motor penggerak ekonomi daerah jika dikelola dengan baik. Promosi adalah langkah awal untuk mewujudkan itu,” katanya.
Ia juga mendorong kalangan muda di desa untuk terlibat dalam promosi wisata melalui komunitas kreatif dan UMKM berbasis digital.
Dengan partisipasi aktif masyarakat, terutama generasi muda, sektor pariwisata dapat tumbuh lebih dinamis dan inovatif.
“Anak-anak muda kita punya kemampuan membuat konten. Itu bisa diarahkan untuk mempromosikan desanya sendiri,” tuturnya.
Menutup pernyataannya, Fahriadi berharap agar Pemdes se-Murung Raya mulai menyusun strategi promosi wisata secara serius, agar potensi lokal tidak hanya dikenal di daerah, tetapi juga mampu menarik wisatawan dari luar provinsi. (Jmy/And)