INTIMNEWS.COM, KASONGAN – Wakil Ketua II DPRD Katingan, Wiwin Susanto, mengapresiasi komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Katingan dalam memperkuat sektor pendidikan. Ia menilai, langkah-langkah strategis yang ditempuh pemerintah daerah menunjukkan keseriusan membangun fondasi masa depan melalui penguatan mutu pendidikan.
Menurut Wiwin, upaya yang telah berjalan mencakup pembangunan sarana dan prasarana pendidikan baru, serta peningkatan kapasitas tenaga pengajar.
“Salah satu bentuk nyata dukungan tersebut adalah pembangunan fasilitas pendidikan baru serta peningkatan kapasitas tenaga pengajar,” ujarnya saat ditemui usai agenda DPRD, Selasa (24/6/2025).
Ia menilai, kebijakan ini memiliki arti penting dalam menjawab tantangan pemerataan akses pendidikan, terutama bagi daerah-daerah yang masih minim infrastruktur. Beberapa wilayah di Katingan, menurutnya, masih menghadapi kesenjangan fasilitas pendidikan yang memerlukan intervensi serius.
“Pendidikan adalah fondasi utama kemajuan daerah. Karena itu, kami di DPRD berkomitmen untuk mendukung setiap kebijakan yang bertujuan meningkatkan mutu pendidikan,” tegasnya.
Wiwin menekankan, investasi pada sektor ini akan memberikan dampak positif jangka panjang yang dirasakan oleh generasi mendatang.
Selain infrastruktur, peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang pendidikan juga menjadi sorotan. Wiwin menyebut, tenaga pengajar yang kompeten dan profesional adalah kunci menciptakan proses belajar-mengajar yang efektif.
“Guru yang berkualitas akan melahirkan generasi yang berkualitas pula,” tambahnya.
Ia juga menggarisbawahi pentingnya sinergi antara lembaga legislatif dan eksekutif. Menurutnya, kolaborasi yang solid akan mempercepat realisasi program dan memastikan setiap kebijakan berjalan tepat sasaran.
“Kami berharap sinergi yang telah terbangun antara DPRD dan pemerintah kabupaten terus dijaga,” katanya.
Wiwin mengajak seluruh pemangku kepentingan, termasuk masyarakat, dunia usaha, dan organisasi sosial, untuk turut berperan aktif dalam mendukung program pendidikan. Ia meyakini bahwa pemerataan pendidikan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga tugas bersama seluruh elemen masyarakat.
“Dengan kerja sama yang kuat antar semua pihak, pemerataan akses pendidikan di Katingan bisa benar-benar terwujud,” pungkasnya.
Menurutnya, partisipasi publik dapat diwujudkan melalui berbagai cara, seperti dukungan terhadap kegiatan sekolah, penyediaan beasiswa, hingga peningkatan literasi masyarakat.
Langkah Pemkab Katingan ini juga dinilai selaras dengan visi pembangunan daerah yang menempatkan pendidikan sebagai prioritas utama. Wiwin berharap, perhatian terhadap sektor pendidikan akan terus berlanjut dan menjadi landasan kuat dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul, berdaya saing, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Editor: Andrian