Ultimate magazine theme for WordPress.
iklan bupati

Ditemukan Kejang-kejang, Napi Kasus Pencabulan di Lapas Kobar Meninggal

0 412
WAROUENG SOELTAN PANJANG

INTIMNEWS.COM, PANGKALAM BUN – AM (50), narapidana kasus pencabulan meninggal dunia di Lapas Kelas II B Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Rabu (18/11/2020). Ia diduga meninggal akibat serangan jantung.

Kepala Lapas Kelas II B Pangkalan Bun Mukhtar melalui Kasi Binadik dan Giatja Peni Hadi mengatakan, AM adalah juru masak di lapas. Ia meninggal dunia diduga terkena serangan jantung.

“Berdasarkan laporan dari petugas Lapas, beberapa saat sebelum meninggal, almarhum sedang bekerja di dapur. Tanpa sebab kemudian diketahui oleh petugas lapas dalam kondisi kejang-kejang,” jelas Peni Hadi.

Setelah itu SM langsung mendapatkan penanganan medis oleh dokter Lapas dr. Happy Muthia Devi, ujar Peni Hadi.

“Setekah dokter lapas melakukan penanganan medis sekitar beberapa menit, napi tersebut pingsan akibat sakit di bagian dada yang dialaminya, tim medis Lapas langsung membawa napi tersebut ke IGD RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun. Saat di IGD SM diketahui sudah meninggal dunia” terang Peni Hadi.

“Dari hasil pemeriksaan oleh dokter IGD RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun yang dituangkan dalam surat keterangan medis, almarhum diketahui meninggal sekitar pukul 16.00 WIB dengan diagnosa Gerd dd Angina Pectoris atau serangan jantung,” jelasnya.

Pasca diketahui meninggalnya napi tersebut, pihak LP kemudian mencoba menghubungi keluarga napi untuk proses pemulangan jenazah.

“Pihak lapas terus berupaya melakukan pencarian keluarganya, dan akhirnya petugas mendapatkan nomor kontak kakak almarhum yang berdomisili di Pontianak.

Ia menjelaskan saat ini keluarga napi yang meninggal tersebut rencananya akan datang dari Pontianak untuk menjemput jenazahnya, kata Peni Hadi.

Saat ini kakak Almarhum sedang berangkat ke Pangkalan Bun. Lantaran tidak ada penerbangan, maka saat ini berangkat menuju Pangkalan Bun menggunakan jalur darat,” jelas Peni Hadi. (Yus)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.