Ultimate magazine theme for WordPress.

Diduga Kelainan Seks, Pria di Kobar Curi Ribuan Pakaian Dalam Wanita

0 1.302
WAROUENG SOELTAN PANJANG

INTIMNEWS.COM – Warga Desa Natai Baru, Kecamatan Arut Selatan (Arsel), Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), digegerkan dengan ulah seorang pria berinisial ST. Pria ini diduga memiliki kelainan seks, ia nekat mengumpulkan celana dalam, BH dan dester wanita yang berjumlah ribuan.

Koleksi ini didapat dengan cara mencuri milik warga setempat, kemudian ditumpuk di sebuah gubuk ditempat tinggalnya yang terletak di kebun karet di Desa Natai baru.

Kapolres Kobar AKBP Dharma Ginting melalui Wakapolres Kobar Kompol Boni Ariefianto, Jum’at 25 Juli 2020 mengatakan, aksi pelaku mengumpulkan pakaian dalam wanita ini, diduga telah dilakukan selama setahun.

Iklan Ramadan BPN

“Kasus ini terungkap saat warga dibuat resah karena sering kehilangan pakaian terutama celana dalam wanita. Warga yang curiga dengan pelaku, akhirnya mendatangi gubuk tempat tinggalnya di kebun karet RT 10. Saat warga mengecek di gubuk menemukan ribuan celana dalam serta pakaian wanita lainnya,” ucap Kompol Boni Ariefianto.

Iklan Travel

Semuanya didapat dengan cara mencuri milik warga kemudian ditumpukan di gubuk tempat tinggalnya tersebut. Temuan ini langsung dilaporkan ke Mapolres Kobar, dan untuk Menindaklanjuti laporan ini pihaknya mendatangi lokasi dan mencari pelaku yang saat itu telah melarikan diri ke kebun karet, sementara barang bukti ribuan celana dalam ini langsung amankan oleh petugas Polres Kobar.

Kompol Boni Ariefianto menambahkan, Dari keterangan warga, pelaku sempat melakukan pengancaman kepada warga setempat yang mendatangi gubuk tersebut, Karena itu kasus ini pihaknya masih menyelidiki untuk menangkap pelakunya, dan memintai keterangan penyebab mengapa ia mencuri dan mengoleksi ribuan celana dalam wanita.

“Tak hanya pakaian wanita, di gubuk tersebut juga ditemukan 2 boneka yang menyerupai wanita dewasa dan anak-anak,” ungkap Kompol Boni Ariefianto.

Hal ini dibenarkan oleh Kepala Desa Natai Baru Asmiati, pihaknya mengetahui ulah pelaku ini berawal dari keterangan salah seorang warga yang melapor ke perangkat desa, telah kehilangan celana dalam dan dalaman lainya.

“Pelaku ini dikenal memiliki kelainan sek, karena suka mengoleksi pakaian dalam wanita dan boneka untuk dijadikan tempat penyalur hasrat birahinya karena telah lama ditinggal istrinya,” Jelas Kepala Desa nya.
(Risa)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.