Ultimate magazine theme for WordPress.
iklan bupati
Satpol PP

Dekan FKIP PGRI: Mahasiswa Harusnya Rangkul Masyarakat Sukseskan Pilkada

0 463
WAROUENG SOELTAN PANJANG

INTIMNEWS.COM, PALANGKA RAYA – Peran mahasiswa dalam menyukseskan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) langsung sangat besar. Pasalnya mahasiswa menjadi kiblat bagi kaum milenial yang notabene menjadi komunitas terbesar pemilik hak suara.

Untuk itu Mahasiswa didorong menjadi ikon atau contoh positif dalam Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah yang akan digelar pada 9 Desember 2020.

Hal itu disampaikan oleh Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas PGRI Palangka Raya, Kukuh Wurdianto, M.Pd dalam acara RRI Goes To Kampus, 26 Oktober 2020.

Iklan Tengah Berita KPU

Menurut Kukuh, Mahasiswa sebagai memiliki peran kepengawasan dalam kontestasi ini. “Mereka bisa mengambil tanggung jawab besar dalam menyukseskan pilkada yang sebentar lagi akan di laksanakan. Dalam melaksanakan pengawasan ini seorang mahasiswa secara tidak langsung melakukan pengabdian terhadap masyarakat yang merupakan salah satu dari Tri Dharma Perguruan Tinggi,” katanya.

Mahasiswa juga memiliki peran dalam bidang pemantauan. Memantau jalannya proses pelaksanaan pilkada. Melihat dan melaporkan kecurangan yang terjadi baik yang dilakukan oleh peserta kontestasi maupun yang dilakukan oleh penyelenggara. Menegakan prisip kejujuran dan keberanian sangat diperlukan dalam melakukan bagian yang satu ini.

Selain itu, mahasiswa juga sama seperti masyarakat lain yang memiliki hak pilih. “Mahasiswa harus menggunakan hak pilihnya secara maksimal. Memberikan sumbangsih suara untuk menentukan kepala daerah 5 tahun kedepan,” jelas mantan aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) ini.

Kukuh berharap jangan sampai mahasiswa memberikan contoh Negatif kepada masyarakat dengan cara Golput. Justru dalam momentum ini mahasiswa harus merangkul masyarakat lainnya untuk menggunakan hak pilihnya. Mahasiswa hendaknya menjalankan fungsinya sebagai Agent of Change (Agen Perubahan),

“Mahasiswa sebagai kaum intelektual hendaknya bisa mengedukasi masyarakat, memberikan pengetahuan lebih kepada masyarakat dalam menghadapi pilkada tahun ini. Penyebaran hoaks menjadi hal yang urgent utuk di antisipasi. Selain itu selaku mahasiswa hendaknya berpartisipasi aktif dalam mengampanyekan pelaksanaan protokol kesehatan tersebut. Semoga dengan langkah kecil yang kita lakukan pandemi ini tidak semakin parah, sehingga semua kegiatan masyarakat dapat berjalan dengan aman dan lancar,” tutup Kukuh Wurdianto. (amalul)

Iklan Tengah Berita KPU

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.