Ultimate magazine theme for WordPress.
iklan bupati

Dapat Bantuan Kelotok, Siswa dan Guru Puji Program Pendidikan Pemprov Kalteng

0 31
WAROUENG SOELTAN PANJANG

INTIMNEWS.COM, PALANGKA RAYA – Gubernur Kalteng Sugianto Sabran menyalurkan bantuan kelotok atau perahu kecil bagi anak anak sekolah yang bermukim di bantaran sungai. Kelotok ini menjadi sarana transportasi utama mereka ke sekolah.

“Kami sangat bersyukur bisa menikmati perahu kelotok progam pendidikan bantuan Pak Gubernur, sehingga anak anak sekolah lebih lancar menuju ke sekolah, menyeberang dan mengitari sungai. Dengan adanya bantuan pendidikan ini, kami berharap agar proses pembelajaran yang ada di sekolah kami menjadi lebih baik lagi,” ujar Tatie, Kepala SMAN 9, Kelurahan Mungku Baru, Kecamatan Rakumpit, Palangka Raya, kemarin.

Menurut Tati, dengan transportasi air sungai itu, warga merasa terbantu dalam mendukung anak anaknya mengenyam pendidikan khususnya mereka yang sudah duduk di sekolah menengah atas.

Bantuan ini sendiri digagas oleh Gubernur Kalteng H. Sugianto Sabran. Program ini sudah berjalan dan dilaksanakan secara bertahap di berbagai wilayah Kalimantan Tengah.

Begitu juga yang disampaikan oleh warga lainya. Altison, menyebut dengan adanya bantuan kelotok, pendidikan diharapkan dapat meningkatkan semangat siswa-siswi yang bersekolah di wilayah pinggiran sungai, untuk lebih giat lagi dalam menuntut ilmu.

“Terima kasih Gubernur memperhatikan warganya. Semoga kelotok ini berguna bagi guru dan anak anak kami yang sekolah, dalam menuntut ilmu lebih giat lagi dan semangat bersekolah,” ucap Altison.

Program pendidikan yang sudah berjalan ini terus ditingkatkan oleh Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran dalam visi misinya membangun Kalteng, salah satunya peningkatan pendidikan.
Gubernur Sugianto bersama Dinas Pendidikan menyerahkan bantuan 10 unit perahu tempel atau kelotok beserta mesinya, untuk mendukung transportasi angkutan siswa menuju sekolah yang berada di pinggir sungai, diberbagai daerah secara bertahap.

Dalam pendistribusiannya, Sugianto Sabran menyerahkan bantuan kelotok tersebut ke SMAN 5 Dusun Selatan Kabupaten Barito Selatan, SMAN 2 Timpah Kabupaten Kapuas, SMKN 1 Kuala Kapuas Kabupaten Kapuas, SMKN 4 Pangkalan Bun Kabupaten Kotawaringin Barat, SMKN 1 Kotawaringin Lama Kabupaten Kotawaringin Barat, SMAN 9 Palangka Raya, SMKN 6 Palangka Raya, SMAN 3 Kahayan Kuala Kabupaten Pulang Pisau, SMAN 4 Kahayan Kuala Kabupaten Pulang Pisau dan SMAN 5 Kahayan Kuala Kabupaten Pulang Pisau.

Sugianto berharap melalui pemberian bantuan kelotok ini dapat memberikan semangat dan motivasi kepada siswa dan siswi serta guru yang mengajar khususnya bagi sekolah yang masih berada di pinggir sungai.

“Saya sangat menaruh harapan kepada kita semua untuk terus meningkatkan mutu pendidikan yang berkualitas, bermartabat, elok, religius, kuat, amanah dan harmonis. Dan anak didik kita khsusnya yang dikelola oleh Pemerintah Provinsi ditingkat SMA/Sederajat, yang melaksanakan pendidikan mwlakui jalur sungai dapat semangat sekolah. Program ini bertahap untuk membantu warga,” sebutnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kalteng Mofit Saptono, Kamis (24/12/2020), menyampaikan untuk di wilayah Kalteng, banyak aktifitas pendidikan tertentu yang harus dijangkau dengan alat transporasi perahu atau kelotok, karena harus mengitari sungai atau menyebrangi sungai.

Pria yang pernah menjabat sebagai Wakil Walikota Palangka Raya ini bersama staf sering mengunjungi sekolah sekolah SMA/SMK/Sederajat keberbagai daerah, meninjau dan memantau langsung kondisi sekolah baik menggunakan jalur darat dan juga jalur sungai.

“Dari pemantauan dan pengalaman bersama pa Gubernur H. Sugianto Sabran, mengunjungi masyarakat dan melihat sarana pendidikan di daerah, tidak hanya melalui jalur darat tetapi juga melalui jalur sungai. Bahkan kami melihat dan merasakan anak anak sekolah menyeberang menggunakan transportasi kelotok menuju sekolah. Dengan itu, program bantuan kelotok beserta mesinya ini sangat bermanfaat tidak hanya bagi guru saja juga untuk anak sekolah dalam menyemangati menempuh pendidikanya. Kami lakukan secara bertahap ke daerah daerah lainya,” kata Mofit.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.