Ultimate magazine theme for WordPress.
iklan bupati

Corona tak Terkendali, Pemkab Kobar akan Sanksi Warga tak Pakai Masker

0 47
WAROUENG SOELTAN PANJANG

INTIMNEWS.COM, PANGKALAN BUN – Tingginya angka penularan Covid-19 di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) belakangan ini diperlukan adanya sinergitas seluruh pihak agar bisa menurunkan angka penularan. Salah satu yang akan ditempuh ke depan adalah memberi sanksi bagi warga yang mengenakan masker.

Untuk itulah, digelar rapat evaluasi surat edaran Bupati Kobar nomor 11 Tahun 2020 tentang penyelenggaraan kegiatan pada masa pandemi. Rapat digelar di Aula Setda Kobar, Senin, (14/11/2020).

Wakil Bupati Kobar Ahmadi Riansyah mengatakan saat ini pihaknya kembali memperkuat dan mempertegas implementasi dari surat edaran Bupati Kobar nomor 11 tahun 2020 tentang pelaksanaan protokol kesehatan selama 2019 di wilayah Kobar.

Iklan Ramadan BPN

“Tadi ada beberapa catatan penting dari hasil rapat tersebut terkait hal yang menjadi bahan evaluasi bagi kita bersama untuk kita lakukan perhatian khusus. Di antaranya bagaimana memberikan edukasi sosialisasi di tengah masyarakat tentang surat edaran tersebut,” jelas Ahmadi Riansyah.

Karena, menurut Wabup Ahmadi Riansyah, banyak masyarakat yang masih belum mengetahui isi surat edaran Bupati Nomor 11 tahun 2020.

Dalam surat edaran tersebut salah satunya adalah bagaimana memberikan sanksi sosial maupun mereka yang melanggar protokol kesehatan yaitu tidak menggunakan masker di tempat-tempat umum. Kemudian agar pelaku UMKM pasar dan sebagainya ini juga memperketat protokol kesehatan pada tempat usahanya.

Salah satunya, menurutnya, agar rumah makan, cafe dan tempat usaha lainnya selalu jaga jarak juga dianjurkan untuk makanan yang dijual atau pembeli makanan take away atau dibawa pulang.

“Selanjutnya adalah terhadap masyarakat melakukan pesta resepsi pernikahan. Hal ini menjadi perhatian karena banyak sekali pesta pernikahan yang tidak membatasi jumlah undangan kita batasi 50 orang dalam satu tempat. Kemudian dalam hal penyajian makanan yang digunakan bukan prasmanan tetapi nasi kotak. Tetapi sejauh ini masih belum dilakukan masyarakat,” jelas Wabup.

Menurut Wabup, hal ini dilakukan semuanya demi kebaikan bersama agar pandemi ini segera berlalu.

“Lantaran untuk mencapai kondisi normal, tentunya tidak bisa tercapai kalau tanpa dukungan semua pihak,” jelas Wabup Ahmadi Riansyah. (Yus)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.