Ultimate magazine theme for WordPress.
Satpol PP

Cobain Yuk! Behanyut di Sungai Arut, Destinasi Wisata yang Menantang Nyali

0 79
WAROUENG SOELTAN PANJANG

INTIMNEWS.COM – Bagi anda yang bosan di rumah, atau ingin berwisatan yang menantang nyali, boleh mencoba destinasi wisata baru di Kabupaten Kobar ini. Ya, lokasinya di Sungai Arut, Kecamatan Arut Selatan, Kotawaringin Barat.

Di Aungai Arut ini pengunjung dapat menguji nyalinya dengan Benhanyut (berenang-red) dengan menempuh jarang yang lumayan jauh yakni dari Kelurahan Kampung Baru sampai ke Kelurahan Mendawai.

Hmmm, bisa kebayang kan berapa banyak tenaga yang haru dipersiapkan untuk menngarungi Sungai Arut ini. Namun jang takut, karena di lokasi sudah disiapkan ban untuk membantu para wisatawan dalam Behanyut.

Iklan Tengah Berita KPU

Selain ban, warga sekitar juga menyiapkan perahu (getek) untuk mendampingi wisatawan yang behanyut. Selain itu, wisatawan juga tidak akan mengalami kesulitan berarti karena behanyutnya mulai dari hulu ke hilir.

Saat sampai ke garis finis, para peserta behanyut akan diangkut dengan menggunakan getek untuk kembali ke hulu atau tempat star awal. Mengasyikkan bukan?.

Behanyut ini sebenarnya sudah menjadi tradisi lama warga Kobar yang bermukim di bantaran Sungai Arut, ketika air sungai pasang atau banjir. Tradisi behanyut ini dilakukan setiap hari, oleh warga bantaran Sungai Arut dari jam 3 sore hingga menjelang magrib.

Latifah yang merupakan salah satu warga yang tinggal di bantaran Sungai Arut, Kamis 30 Juli 2020 mengatakan, bahwa dirinya menikmati ketika melihat warga mandi behanyut di Sungai Arut.

“Saya sangat menikmati melihat warga yang berbondong-bondong mandi dan behanyut menggunakan ban di sungai, memang awalnya saya juga sempat takut dengan warga yang sedang behanyut ini, tapi sekarang menjadi daya tarik tersendiri, dan harapannya dengan adanya arut riverside dapat mengembangkan Pariwisata yang ada di kabupaten Kobar ini,” ungkap Latifah.

Aditiya seorang warga yang ikut mandi dan behanyut mengungkapkan alasan dirinya mengikuti tradisi behanyut ini. “Selain sudah menjadi tradisi warga bantaran sungai arut saya berasama teman teman berusaha untuk melupakan sejenak musibah yang saat ini sedang terjadi di Kobar yakni banjir dan covid-19, dengan bersenang senang mandi dan behanyut di Sungai Arut ini,” jelas Aditya.
(Risa)

Iklan Tengah Berita KPU

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.