Ultimate magazine theme for WordPress.
iklan bupati

Cerita Heroik Penyelamatan Bocah yang Nyaris Dimangsa Buaya di Sampit

0 751
WAROUENG SOELTAN PANJANG

INTIMNEWS.COM, SAMPIT – Seorang bocah di Desa Ganepo, Kecamatan Seranau, Kotawaringin Timur (Kotim) nyaris tewas dimangsa buaya. Dua pria melakukan aksi heroik menyelamatkan nyawa sang bocah.

Korban diserang buaya saat bersama dua temannya mandi di Sungai Hambawang, anak Sungai Mentaya yang berjarak sekitar 300 meter dari Sungai Mentaya.

Menurut Mariana, warga desa setempat, kejadian bermula sekitar pukul 9.00 WIB Rabu 30 Desember 2020 pagi. Saat itu korban, Adit berenang dengan dua temannya. Saat itulah ia diterkam buaya.

Iklan Ramadan BPN

Buaya sempat menggigit pinggang hingga perutnya. Dua rekan korban berhasil menyelamatkan diri dan lari meminta pertolongan.

“Saat diterkam, ia meminta tolong kepada temannya untuk memanggil warga yang didekat lokasi untuk menolongnya dari gigitan buaya. Sehingga teman-temannya langsung naik dan meminta tolong ke warga. Mendengar hal itu, warga sekitar langsung turun ke pinggir sungai. Satu orang bapak-bapak yang bernama Gafur memegang badan Adit yang masih dalam gigitan buaya,” ungkap Mariana.

Sementara, dilanjutkan Mariana, satu pria lainnya yang bernama Iyet menyerang buaya yang tidak mau melepaskan gigitannya. Iye memegang pisau dan menancapkan ke bagian badan buaya.

“Setelah itu barulah buaya melepaskan gigitannya, dalam kejadian itu buaya dan warga yang menolong sempat berlawanan. Sampai akhirnya buaya melepaskan gigitan sehingga Adit dapat diselamatkan. Dalam kejadian itu pun korban sempat mencolok mata buaya pakai tangannya,” demikian Mariana

Saat ini, Adit sedang dirawat di rumah orang tuanya dan mendapatkan pertolongan dari petugas kesehatan puskesmas pembantu setempat. Adit juga dikabarkan masih trauma atas hal tersebut.

Sementara itu, Balai Konservasi Sumberdaya Alam (BKSDA) pos jaga sampit sudah menerima informasi tersebut. Rencananya, besok komandan BKSDA pos jaga Sampit, Muriansyah akan menjenguk korban dan memberikan obat-obatan.

“Kita sudah menerima informasinya, besok kita akan ke sana memberikan obat-obatan. Serta berkoordinasi dengan perangkat desa dan memasang satu set pancing buaya,” kata Murianysah. (jimmy)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.