INTIMNEWS.COM, KASONGAN – Memasuki usia ke-23 tahun, Kabupaten Katingan terus berbenah dan memantapkan arah pembangunan daerah. Bupati Katingan, Saiful menegaskan komitmennya untuk mendorong kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta demi mewujudkan pembangunan yang adil dan merata.
Saiful mengatakan, ulang tahun ke-23 bukan sekadar perayaan, melainkan menjadi momen refleksi untuk menyusun langkah-langkah strategis ke depan. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut ambil bagian dalam pembangunan daerah.
“Di usia 23 tahun Kabupaten Katingan ini, kita harus memikirkan apa yang akan kita lakukan ke depan. Kita akan mengajak seluruh lapisan masyarakat dan para pengusaha agar bersama-sama membangun Katingan,” ujar Saiful, saat diwawancarai beberapa wartawan, Selasa 15 Juli 2025 malam.
Menurut Saiful, sinergi antar pemangku kepentingan sangat penting agar pembangunan tidak hanya berpusat di kota, tetapi juga menjangkau wilayah pedesaan. Ia menekankan pentingnya semangat kebersamaan dalam menghadapi tantangan pembangunan.
“Kata kuncinya adalah bagaimana kita bisa membangun kebersamaan dan menjalin hubungan baik antara sesama. Dengan demikian, kita bisa menciptakan suasana yang kondusif untuk pembangunan,” katanya.
Bahkan ia menyebut selain menggandeng masyarakat lokal, pemerintah daerah juga membuka diri terhadap kerja sama dengan pihak luar, khususnya investor dan pelaku usaha yang memiliki modal dan kegiatan yang relevan untuk dikembangkan di Katingan.
“Jika ada pihak luar yang memiliki potensi untuk berinvestasi atau menjalankan usaha di daerah kita, tentu itu akan sangat membantu. Dampaknya akan kembali ke masyarakat, terutama dalam bentuk peningkatan ekonomi dan lapangan kerja,” tuturnya
Ia berharap, dengan dukungan semua pihak, pembangunan Kabupaten Katingan bisa berlangsung lebih cepat dan merata. Saiful menekankan bahwa keadilan sosial menjadi salah satu prinsip utama yang terus diupayakan dalam setiap kebijakan pemerintah daerah.
“Pembangunan yang kita cita-citakan adalah pembangunan yang berkeadilan. Semua pihak harus merasakan manfaatnya, tidak hanya sebagian,” tegasnya.
Kabupaten Katingan sendiri resmi berdiri pada tahun 2002, dan kini terus mengembangkan potensi sumber daya alam, pariwisata, serta sektor ekonomi kreatif sebagai bagian dari upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Editor: Andrian