Ultimate magazine theme for WordPress.
iklan bupati
Satpol PP

Astra Klarifikasi Isu Karyawan Wajib Swab Test Usai Nyoblos

0 61
WAROUENG SOELTAN PANJANG

INTIMNEWS.COM, PANGKALAN BUN – Astra Group menepis isu yang sempat berkembang soal karyawan yang harus menjalani swab test setelah ikut mencoblos di Pilkada Kalteng. Astra mengklaim siap mendukung suksesnya pilkada.

Isu ini sempat berkembang dan langsung ditanggapi oleh pihak manajemen Perusahaan Astra Group. Astra menggelar pertemuan dengan KPU serta Bawaslu Kobar.

Menurut Ketua KPU Kobar Chaidir, isu ini sempat beredar, pihaknya langsung mencari kebenaran isu tersebut dan menghubungi pihak manajemen Astra.

Iklan Tengah Berita KPU

“Alhamdulillah pihak manajemen langsung respons dan mencairkan suasana,” katanya.

Lanjut Chaidir yang dimaksud pihak manajemen Astra setiap karyawan yang keluar perusahaan dan melakukan kegiatan yang sifatnya berkerumun diwajibkan melakukan swab, artinya perusahaan tersebut benar-benar menerapkan protokol Kesehatan.

Bahkan tadi manajemen Astra bilang, pihak Astra selalu mensosialisasikan Pilkada, agar para karyawan Astra harus melakukan pencoblosan pada saat pencoblosan nanti. Artinya jangan sampai golput.

Dalam pertemuan kemarin pihak perusahaan justru meminta agar nantinya TPS berada di dalam, artinya biar pihak manajemen bisa langsung mengontrol secara langsung.

“Namun ini akan kita kaji ulang,” terang Chaidir.

Sementara itu Ketua Bawaslu Kobar Dorik, menjelaskan, isu yang sempat beredar ini memang sempat membuat pihaknya kaget juga. Namun begitu mendapat keterangan dari pihak manajemen Astra dan menjelaskan peraturan akhirnya imbauan Astra itu bisa dipahami.

Yang pasti kata Dorik, pihak manajemen Astra siap mendukung kesuksesan pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur Kalteng.

“Karena sekarang ini sudah masuk tahap Pilkada tentu komitmen kita bersama bagaimana Kobar ini kondisi aman dan kondusif dalam menghadapi pesta demokrasi,” cakapnya.

Sementara itu, Plt CDO PT GSPP, M Hayatun Ridwan mewakili manajemen menjelaskan, ini hanyalah miskomunikasi saja, pihak manajemen tidak pernah membebankan bagi karyawan maupun petugas KPPS setelah pencoblosan mereka harus swab dengan beban biaya ditanggung sendiri.

“Kami dari pihak manajemen langsung bertemu dengan KPU dan Bawaslu untuk memberikan penjelasan sesuai aturan perusahaan, dan alhamdulillah KPU dan Bawaslu sudah mengerti yang sebenarnya kita jalankan peraturan,” jelasnya.

Intinya kata dia, perusahaan Astra Group siap mendukung dan menyukseskan Pilkada Kalteng 2020. (Yus)

Iklan Tengah Berita KPU

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.