Ultimate magazine theme for WordPress.

Ada Masyarakat Tolak PPDP karena Dikira Petugas Covid-19

0 176
WAROUENG SOELTAN PANJANG

INTIMNEWS.COM – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palangka Raya hingga saat ini masih terus menggenjot pencoklitan (pencocokan dan penelitian) data pemilih menjelang Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, 9 Desember 2020 mendatang.

Rencananya proses pencoklitan yang dilakukan oleh Petugas Pemutakhiran Datah Pemilih (PPDP) akan berakhir pada 13 Agustus 2020. Meskipun hingga saat ini masi ada sejumlah PPDP yang belum menyelesaikan pencoklitan 100 persen, namun KPU optimis bisa rampung sebelum 13 Agustus.

Ketua KPU Kota Palangka Raya, Ngismatul Choiriyah kepada intimnews.com, Kamis 6 Agsutus 2020, mengatakan bahwa pentingnya pencoklitan untuk memastikan semua warga negara yang memenuhi syarat dapat menggunakan hak pilihnya pada 9 Desember mendatang.

“Pelaksanaan coklit akan menghasilkan data yang akurat,” ujar Ngismatul Choiriyah yang juga alumnui IAIN Antasari Banjarmasin ini.

Ia mengakui bahwa memang ada beberapa kendala dalam melaksanakan tugas pencoklitan pada awalnya, namu seiring berjalannya proses sudah aman dan lancar. “Diawal ada tidak menerima karena salah kaprah dikira petugas kesehatan covid-19 namun sekarang sudah lancar-lancar saja,” tutur Ngisma.

Ngisma berharap, kepada masyarakat pada tanggal 9 Desember 2020 agar ikut serta dalam peroses Pilkada. “Kami mengimbau kepada Masyarakat agar mendukung dan menerima petugas coklit, kami hanya untuk mendata saja dan mengajak Masyarakat menggunakan hak pilihnya pada tanggal 9 Desember 2020,” tukas mantan Aktivis Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) ini.
(Redha)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.