Ultimate magazine theme for WordPress.
iklan bupati
Satpol PP

Tampil Sendiri, Edy Pratowo Dinilai Kuasai Debat Putaran Kedua

0 100
WAROUENG SOELTAN PANJANG

INTIMNEWS.COM, PANGKALAN BUN – Sekretaris Tim Pemenangan Sugianto Sabran – Edy Pratowo untuk Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) Arif Asyrofi mengapresiasi performa Edy Pratowo dalam debat putaran kedua malam tadi. Edy dinilai tampil dengan penguasaan materi yang cukup baik.

“Penampilan beliau sangat mengesankan meski tampil sendiri. Dia menunjukkan kemampuan penguasaan materi debat. Saya kira Pak Edy sangat baik tadi malam,” ujar Arief.

Debat Publik II Pasangan Calon Gubernur & Wakil Gubernur Kalimantan Tengah digelar malam tadi. Disiarkan langsung stasiun televisi nasional.

Iklan Tengah Berita KPU

Edy harus tampil sendiri karena calon gubernur Sugianto Sabran menjalani isolasi mandiri usai dinyatakan positif Corona.

Menurut Arif Asyrofi, dari paslon 01 beberapa kali ada statemen yang menyerang secara pribadi pada Cagub Sugianto Sabran. Ia menyebut statemen itu jelas melanggar aturan debat.

“Kami melihat ada aturan main yang telah dilanggar oleh paslon 01 yaitu aturan main debat tidak menyerang secara pribadi,” jelas Arif Asyrofi.

Tapi Arif memuji Edy karena tidak terpancing situasi.

“Syukurlah Edy Pratowo tidak terpancing dan tetap fokus menyampaikan program serta visi misi Paslon 02. Selain tidak terpancing untuk menyerang secara pribadi, Edy Pratowo juga melontarkan program yang tetap terukur dan rasional”, terangnya.

Ia melihat program 01 justru tak rasional.

“Silakan dibandingkan dengan progran yang disampaikan Paslon 01. Kami anggap banyak program yang overacting. Karena bila mereka menang tentunya banyak program yang sulit untuk direalisasikan,” jelas Arif Asyrofi.

Program tersebut, menurut Arif Asyrofi, program Paslon 01 yang dianggapnya tidak rasional diantaranya adalah BLT sebesar Rp 2 juta per kepala keluarganya (KK). Ini dinilai tak rasional karena penduduk Kalteng sekarang sebanyak 2,6 juta.

“Katakanlah terdapat 500 ribu KK saja yang menerima progran tersebut, tentunya bakal dikeluarkan anggaran sebesar Rp 1 triliun dalam 1 kali pembagian, bila BLT tersebut ini dibagikan secara sporadis di Kalteng, maka dalam 6 bulan akan dikeluarkan dana sebesar Rp 6 triliun. Kan tidak rasional ini,” pungkasnya. (Yus)

Iklan Tengah Berita KPU

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.